Kamis, 18 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.485

BP3TKI Makassar Cegah TKI Ilegal Melalui Facebook

Ilustrasi.

Makassar |  Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Makassar, dalam upayanya mencegah pemberangkatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) secara ilegal dari Kota Makassar, diantaranya memilih pemanfaatan media sosial facebook. Langkah tersebut dipilih, karena terdapat beberapa akun yang dicurigai mencari calon TKI untuk diberangkatkan ke Timur Tengah, demikian disampaikan Mohammad Agus Bustami, Kepala BP3TKI Makassar, Jum’at (12/1) lalu di laman facebooknya.

Ia menjelaskan, ada upaya merekrut TKI yang dilakukan oleh akun Icha Penyalur Sulsel, yang menginformasikan adanya lowongan kerja di Timteng. Atas upaya tersebut, Humas BP3TKI Makassar telah menyampaikan bantahannya, yang diantaranya memberitahukan masih berlakunya penghentian dan pelarangan penempatan TKI Perorangan di Negara Kawasan Timur Tengah (Arab Saudi, Aljazair, Bahrain, Irak, Kuwait, Lebanon, Libya, Maroko, Mauritania, Mesir, Oman, Palestina, Qatar, Sudan, Suriah, Tunisia, UEA, Yaman dan Yordania.

Penempatan TKI yang ditempatkan sebagai asisten rumah tangga, tidak dibenarkan perekrutannya melalui perorangan pihak ketiga. Perekrutan TKI harus melalui badan hukum, sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) No. Per.04/KA/V/2011 tanggal 26 Mei 2011.

Bustami menegaskan, jika ada yang hendak berminat untuk menjadi penyalur TKI di luar negeri, maka ia menyarankan, untuk mendirikan lembaga PPTKIS, atau minimal membuka kantor cabang dari PPTKIS yang sudah ada, serta menaati semua peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Hati-hati Bu Icha, nanti dikenakan sanksi atas pelanggaran Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Manusia”, seloroh Bustami. (Yul)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of