Sabtu, 14 Desember 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.270

Sistem Kerja Borongan Lepas, MA: Status Pekerja Menjadi Tetap

Hakim Agung Pandji Widagdo saat sedang mengikuti seleksi Hakim di Komisi Yudisial.
Hakim Agung Pandji Widagdo saat sedang mengikuti seleksi Hakim di Komisi Yudisial.

Jakarta | Hakim Agung Pandji Widagdo menolak seluruhnya permohonan kasasi yang diajukan oleh PT. Sentral Berhasiltex. Amar putusan yang dibacakan Jum’at (8/9/2017) lalu itu, menguatkan Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Semarang, sepanjang perubahan status pekerja dengan status borongan lepas menjadi pekerja tetap.

Dalam pertimbangan hukumnya, Hakim Pandji menegaskan, sistem kerja borongan yang dianggap perusahaan sebagai harian lepas, berubah menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu (tetap), karena faktanya Slamet, dkk (6 orang) bekerja secara terus menerus. Hal tersebut, menurut Pandji, telah melanggar Pasal 15 ayat (2) Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 100 Tahun 2004.

Selain itu, Pandji menilai, Putusan PHI Semarang yang diputuskan pada tanggal 4 Mei 2017 dengan Nomor 2/Pdt.Sus-PHI/2017/PN.Smg itu, haruslah diperbaiki. Menurutnya, pemutusan hubungan kerja akibat beralihnya status pekerja kontrak menjadi pekerja tetap, hanya diberikan uang kompensasi pesangon dan tanpa upah proses. Pertimbangan itu didasarkan pada Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) No. 3 Tahun 2015.

Dengan mendasarkan pada ketentuan tersebut, Mahkamah Agung (MA) dalam Putusan No. 896 K/Pdt.Sus-PHI/2017, menghilangkan besaran upah proses yang telah diputuskan PHI Semarang sebesar Rp.980 ribu perbulan kepada Slamet, dkk yang dihitung sejak bulan Mei 2017 hingga putusan berkekuatan hukum tetap. “Sesuai dengan praktek putusan yang berulang-ulang terhadap perkara sejenis dalam hal dikenakan pemutusan hubungan kerja tidak diberikan upah proses”, tegas Pandji seperti dikutip dalam salinan putusannya. (Yul)

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
Barkah Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Barkah
Guest
Barkah

Alhamdulillah
Pelanggaran terhadap ketentuan pasal 15 ayat (2) Kepmenakertrans 100/2004 diganjar membayar uang pesangon, meski putusannya bukan dipekerjakan kembali dgn hubungan kerja PKWTT.

Salam,
Barkah