Type to search

Berita

Tolak Kasasi Perusahaan Pembiayaan, Mahkamah Kuatkan Status Pekerja Tetap

Share

Ilustrasi. (foto: pinjaman-uang.com)

Jakarta | Alasan PT. Central Sentosa Finance yang mengaku jenis pekerjaan yang biasa dilakukan berdasarkan target, dan merupakan pekerjaan tambahan karena dikerjakan hanya pada saat ada tunggakan angsuran yang dilakukan oleh customer, ditolak Mahkamah Agung (MA), Jum’at (8/9/2017). Dalam pertimbangan hukumnya, Majelis Hakim tingkat Kasasi pada MA, Hakim Panji Widagdo menegaskan, bahwa jenis pekerjaan yang dilakukan oleh Ari Saputra Sugian dan Erwansyah, merupakan pekerjaan tetap.

Panji juga membenarkan Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Palembang, yang mengabulkan sebagian gugatan Ari Saputra dan Erwansyah selaku kolektor penagihan, serta menyatakan perjanjian kerja waktu tertentu dengan PT. Central menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu (pekerja tetap). Dalam amar Putusan No. 69/Pdt.Sus-PHI/2016/PN.Plg tanggal 7 Maret 2017, perusahaan juga dihukum untuk membayar uang pesangon sebesar dua kali ketentuan undang-undang.

Atas pertimbangan tersebut, MA menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh perusahaan pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor pada 18 April 2017 lalu itu. Akan tetapi, dalam putusannya No. 894 K/Pdt.Sus-PHI/2017, MA merasa perlu memperbaiki putusan PHI Palembang yang telah mewajibkan perusahaan yang berlokasi di Kota Palembang, untuk membayar upah proses.

“Mahkamah Agung berpendapat amar Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Palembang harus diperbaiki sepanjang mengenai upah proses perlu diperbaiki dengan tidak memberikan upah proses karena putusnya hubungan kerja bukan semata-mata karena Tergugat melainkan karena berakhirnya PKWT”, ujar Panji. Dengan dihilangkannya upah proses oleh MA, maka Ari Saputra dan Erwansyah yang baru bekerja selama 3 tahun ditetapkan uang kompensasi pesangonnya masing-masing sebesar Rp.23,6 juta. (Yul)

1 Comment

  1. Barkah 25 Januari 2018

    Alhamdulillah

    Salam,
    Barkah

    Balas

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *