Rabu, 14 November 2018

Related Articles

One Comment

  1. 1

    ABDI M. DAENG M.

    Menimbulkan pertanyaan baru, apakah pekerja memiliki ikatan dinas dengan perusahaan? Berapa lama? Sebab yang menghalangi pekerja mengundurkan diri sesuai UUK 13/2003 Pasal 162 Ayat 3 huruf b adalah tidak terikat dalam ikatan dinas.
    Ikatan dinas mungkin saja terjadi untuk melindungi kepentingan pengusaha setelah mengeluarkan biaya bagi pekerja untuk mengikuti training/pemagangan.
    Sehingga dengan ikatan dinas, pengusaha dan pekerja memiliki durasi waktu sebagai suatu kepastian bagi para pihak dengan asumsi setelah berlangsung hubungan kerja untuk sekian lama/tahun maka biaya training/pemagangan tersebut sudah tercukupi.
    Dari ilustrasinya, pekerja resign setelah 2 tahun sebelumnya training untuk 1 tahun.
    Dapat disimpulkan hubungan kerjanya terakhir berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu dengan sebelumnya menandatangani perjanjian pemagangan sesuai Permenaker No. PER.22/MEN/IX/2009 yang dalam Pasal 7 ayat 4; pemagangan dibatasi paling lama 1 tahun, dan mengenai uang saku dapat diperkirakan tersebut berlangsung untuk masa masa training 1 tahun saja sebagaimana ketentuan Pasal 15 dan setelahnya mendapatkan upah.
    Mari kita telaah KUHPerd. Pasal 1601v.
    Untuk satu perbuatan, majikan tidak boleh mengenakan denda sambil menuntut pula ganti rugi.
    Tiap perjanjian yang bertentangan dengan ketentuan ini adalah batal.

    Tindakan resign merupakan suatu perbuatan yang dilakukan pekerja, Pasal 1601v telah menegaskan majikan tidak boleh mengenakan denda dan ganti rugi untuk satu perbuatan sehingga perjanjian membayar denda 20 juta jika resign mencermati pasal tersebut juga harus batal.
    Atas kasus tersebut timbul dugaan, denda dan ganti rugi 20 juta untuk mengganti biaya training/pemagangan.
    Kesimpulannya, atas kasus diatas jika ternyata terdapat ikatan dinas maka pekerja baru dapat resign setelah mendapat persetujuan perusahaan. Tetapi jika tidak ada ikatan dinas, maka tindakan perusahaan menolak resign dan menerapkan hukuman denda/ganti rugi dengan jaminan ijasah sangat tidak beralasan hukum.
    Demikian,

    Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2014-2017 PT. Fidzkarana Cipta Media All Rights Reserved buruh-online.com