Senin, 24 September 2018

Related Articles

One Comment

  1. 1

    korban furlough

    Malah lebih parah lagi surat ijin mogok tidak di akui oleh perusahaan, ketika perusahaan di ajak berunding tentang program FURLOUGH mereka selalu menghindar teman kami yang di furlough tidak di panggil kerja kembali,kami masih melanjutkan mogok agar perusahaan mau di ajak berunding, tetapi perusahaan mengirim surat panggilan kerja buat para moker panggilan sampai 2 x di situ di katakan bahwa ketika para karyawan moker tidak mau bekerja akan di anggap mengundurkan diri,nah di sini sudah terlihat bahwa perusahaan tidak menempuh jalan dialog dengan serikat kerja ,mereka selalu memutuskan sesuatu dengan menurut cara mereka,sedangkan dalam UUD tenaga kerja di sebutkan,bahwa ketika karyawan melakukan hak mogok kerja dengan prosedur yang berlaku ,perusahaan tidak dapat memutuskan hubungan kerja atau menganggap mengundurkan diri,dan mereka memutus BPJS ketika para moker di anggap mengundurkan diri seharusnya masih ada waktu 6 bulan untuk menggunakan fasilitas BPJS tetapi kenapa langsung tidak aktif,dan mereka bikin UNION BUSTING untuk serikat SPSI baru,padahal serikat yang lama masih aktif, mereka bekerja sama dengan SPSI PP bikin MUSNIK membentuk serikat baru,jelas ini sudah sabotase UNION BUSTING, sedangkan SPSI lama masih mendampingi kami untuk proses masalah yang kami hadapi,laoran pelanggaran kita di kemenaker tidak di respon,dan ketika serikat baru terbentuk mereka bikin kebijakan baru yang tidak meng untungkan para moker,kita para moker menolak dan di gantung prosesnya sampai saat ini, pak menteri M hanif dhakiri tidak mau bertemu dengan kami para moker padal kami sudah unras di depan kantor kemenaker beberapa hari ini, kesanya pejabat pemerintah tidak bersifat netral atau ngayomi ,mereka hanya mendengar sepihak dari perusahaan saja, hingga saat ini korban dari moker sudah 30 orang akibat di non aktifkanya BPJS ,anak kami dari 8300 moker tidak sekolah lagi udah 16 bulan, mana keadilan di negeri ini apa UUD tenaga kerja hanya sebagai bunga hiasan tidak berdampak manfaat bagi rakyat indonesia.

    Reply

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2014-2017 PT. Fidzkarana Cipta Media All Rights Reserved buruh-online.com