Rabu, 20 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
1.083

Keliru Hitung Pesangon, MA Perintahkan Bayar Kekurangannya

Komponen untuk menghitung besaran uang pesangon, diantaranya adalah upah pokok dan tunjangan yang bersifat tetap.

Gedung Mahkamah Agung, Jakarta. (foto: wikipedia.com)

Jakarta | Meskipun telah memberikan uang kompensasi pemutusan hubungan kerja pada 30 Maret 2017 lalu, namun akhirnya Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung tetap menghukum Yayasan Pendidikan Salman Al Farisi Bandung, untuk membayar kekurangannya. Dalam amar Putusan No. 140/Pdt.Sus-PHI/2017/PN.Bdg, PHI menetapkan hak Mochamad Asep Soleh, dkk (4 orang) atas kekurangan pesangon sebesar Rp.379 juta.

Atas putusan itu, Yayasan melakukan penolakan terhadap putusan pengadilan dengan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Dalam dalil keberatannya, Yayasan Pendidikan Salman merasa sudah dapat membuktikan adanya tanda terima pembayaran uang pesangon kepada Asep Soleh dan kawan-kawannya, sehingga seharusnya hubungan hukum/hubungan kerja antar keduanya telah berakhir dan tidak lagi ada kewajiban apapun.

Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Agung Sudrajad Dimyati, tidak sependapat dengan dalil keberatan Yayasan. Dalam pertimbangan hukumnya, ia membenarkan adanya fakta hukum telah diterimanya uang pesangon dan tidak pernah dikembalikan oleh Asep Soleh, dkk. Akan tetapi, lanjut Dimyati, upah yang dijadikan dasar untuk menghitung besaran uang pesangon tidak benar.

Dengan pertimbangan tersebut, tuntutan Asep Soleh dkk yang meminta kekurangan pembayaran uang pesangon akibat kekeliruan menetapkan dasar perhitungan pesangon, beralasan menurut hukum. “Menghukum Tergugat untuk membayar secara tunai dan sekaligus kekurangan kompensasi pesangon kepada para Penggugat total seluruhnya sebesar Rp211,7 juta,” ujar Dimyati Rabu (11/4/2018) membacakan Putusan dalam Perkara No. 304 K/PDt.Sus-PHI/2018.

Akibat dari kekeliruan dalam menghitung besaran uang kompensasi pemutusan hubungan kerja, terdapat selisih yang cukup besar. Diantaranya Asep Soleh yang telah pernah menerima uang pesangon sebesar Rp.77,6 juta, dinyatakan masih berhak menerima selisih kekurangannya sejumlah Rp.59,1 juta. Sehingga total yang harus diterima Asep Soleh seluruhnya adalah sebesar Rp.136,7 juta. (Hak)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of