Type to search

Berita

Ancam Teman Sekerja, MA Putuskan Tanpa Pesangon

Share

Meskipun tanpa putusan pengadilan pidana yang berkekuatan hukum tetap, tindakan mengancam teman sekerja dapat diputuskan hubungan kerja tanpa uang pesangon.

Ilustrasi. (foto: nasional.tempo.co)

Jakarta | Putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Palembang yang menghukum PT. Nippon Indosari Corpindo membayar uang pesangon, dibatalkan Mahkamah Agung (MA). Hakim Kasasi Zahrul Rabain, menilai tindakan Nurkaelani yang mendorong teman sekerjanya ke dinding ruangan produksi, termasuk pelanggaran berat terhadap Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Nurkaelani dianggap terbukti melakukan ancaman kekerasan terhadap karyawan lain di dalam lingkungan Perusahaan, sehingga pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh PT. Nippon Indosari dapat dilakukan tanpa pemberian uang pesangon, terang Rabain, Senin (23/2/2018). Dalam amar Putusan Kasasi No. 310 K/Pdt.Sus-PHI/2018 tersebut, akhirnya MA menolak gugatan Nurkaelani.

Sebelumnya, Nurkaelani menuntut diberikan uang pesangon sebesar Rp59 juta, dan upah selama tidak lagi dipekerjakan sejak Januari 2017. Namun PHI Palembang hanya mengabulkan sebagian gugatan yang diregister dalam Perkara No. 30/Pdt.Sus-PHI/2017/PN.Plg. PT. Nippon diwajibkan membayar uang pesangon dan upah sejak Januari hingga Agustus 2017, sebesar Rp47 juta.

“Bahwa Termohon Kasasi telah terbukti melakukan pelanggaran terhadap Pasal 27 ayat (11) Perjanjian Kerja Bersama yaitu melakukan ancaman kekerasan terhadap karyawan lain berupa tindakan mendorong leher yang bersangkutan ke dinding ruang office produksi, yang digolongkan sebagai tindak kekerasan yang dilakukan di dalam lingkungan perusahaan,” ujar Rabain.

Disisi lain, Mahkamah Konstitusi (MK) dalam Putusan No. 12/PUU-I/2003 tanggal 28 Oktober 2004 telah pernah memutuskan, bahwa pemutusan hubungan kerja karena pelanggaran berat hanya dapat dilakukan oleh Perusahaan, setelah ada putusan pengadilan pidana yang telah berkekuatan hukum tetap. (Hak)

Hits: 1

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Up