Minggu, 21 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
626

Hanya Karena Menyebut ‘Turut Tergugat’, Gugatan Tidak Dapat Diterima

Memastikan para pihak yang akan digugat akan menentukan nasib gugatan yang diajukan, karenanya pihak penggugat dituntut untuk menyebutkan posisi pihak yang akan ditempatkannya sebagai lawan.

Ilustrasi. (foto: merdeka.com)

Jakarta | Dikarenakan pernah mengikatkan diri dalam hubungan kerja dengan ketiga perusahaan, maka Wilman Efendi sebagai pekerja yang ditempatkan di PT. Pos Indonesia Cabang Sumatera Barat oleh PT. Dapensi Trio Usaha, PT. Mitra Insan Utama, dan PT. Mandiri Insan Usaha. Maka, menurut Majelis Hakim Mahkamah Agung, seharusnya Wilman menjadikan ketiga perusahaan penyedia jasa tenaga kerja tersebut sebagai Tergugat, bukan Turut Tergugat.

Jika ditempatkan sebagai Turut Tergugat, PT. Dapensi Trio Usaha, PT. Mitra Insan Utama, dan PT. Mandiri Insan Usaha, maka ketiganya dianggap tidak melakukan suatu perbuatan. Tetapi, fakta-fakta yang dibuktikan dalam persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Padang, memberikan petunjuk bahwa ketiga perusahaan itu dengan Wilman pernah membuat perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak), yakni pada tahun 2009, tahun 2013 sampai dengan tahun 2016.

“Dalam hal ini PHI Padang tidak salah menerapkan hukum, dengan pertimbangan bahwa Pemohon Kasasi ternyata pernah mengikat diri dalam Perjanjian Kerja Waktu Tertentu dengan beberapa pengusaha, maka harus dijadikan Tergugat, bukan Turut Tergugat sebagaimana dalil Penggugat dalam surat gugatannya,” demikian bunyi petikan Putusan Kasasi Nomor 1001 K/Pdt.Sus-PHI/2018 bertanggal 5 Nopember 2018.

Lebih lanjut Majelis Hakim Kasasi yang diketuai oleh Hakim Agung Muhammad Yunus Wahab itu mengatakan, Putusan PHI Padang yang menyatakan gugatan Wilman tidak dapat diterima, telah tepat. Karena dalam Putusan bernomor 53/Pdt.Sus-PHI/2017/PN.Pdg itu, telah mempertimbangkan risalah mediasi (anjuran) Dinas Tenaga Kerja Kota Padang, yang tidak ditujukan untuk PT. Dapensi Trio Usaha, PT. Mitra Insan Utama, dan PT. Mandiri Insan Usaha, melainkan hanya untuk PT. Pos Indonesia.

“Bahwa karena tidak adanya anjuran dari mediator dan/atau konsiliator antara Penggugat dengan Turut Tergugat I, Turut Tergugat II, dan Turut Tergugat III, Majelis Hakim berpendapat bahwa syarat formil gugatan Penggugat tidak terpenuhi, sehingga terhadap gugatan Penggugat harus dinyatakan tidak dapat diterima,” ujar Hakim PHI Padang Suratni. (Hak)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of