Kamis, 19 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
44

Pegawai Pengawas Minta Dibolehkan Tangkap & Tahan Pelaku Pidana Ketenagakerjaan

Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Ketenagakerjaan Tahun 2019, di Jakarta, Selasa (8/1). (foto: finance.detik.com)

Demi memastikan pelaksanaan norma ketenagakerjaan oleh pemberi kerja, dan menjamin kepastian serta penegakkan hukum ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan memandang perlu adanya peraturan yang lebih tegas.

Dalam paparannya, Selasa (8/1) kemarin di Jakarta, Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Dirjen Binwasnaker) yang digawangi oleh Inspektur Jenderal Polisi Sugeng Priyanto pada Rapat Koordinator Nasional (Rakornas) Kementerian Ketenagakerjaan Tahun 2019, menyebut adanya kebutuhan perubahan regulasi penegakkan hukum ketenagakerjaan.

Metode pengawasan ketenagakerjaan yang tepat, diharapkan dapat meminimalisir tindak pidana ketenagakerjaan. Sehingga, Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan yang telah diangkat menjadi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dapat diberikan kewenangan untuk menangkap dan menahan tersangka tindak pidana dalam hukum ketenagakerjaan.

Selain itu, regulasi yang membolehkan Pegawai Pengawas menyita barang bukti juga perlu disusun, termasuk pula penyediaan ruang kurungan sementara. Meskipun selama ini koordinasi dan kolaborasi dengan kepolisian, kejaksaan dan kehakiman telah dilakukan, namun keberadaannya perlu diperkuat.

Diharapkan, peningkatan kinerja pengawasan ketenagakerjaan tidak hanya didukung oleh anggaran yang ditetapkan sebesar Rp230 miliar di tahun 2019 tersebut, tetapi harus pula disertai dengan dibentuknya regulasi penegakkan hukum yang dapat membuat efek jera bagi perusahaan pelanggar norma pidana dalam hukum ketenagakerjaan.

Jumlah pegawai pengawas ketenagakerjaan saat ini, juga turut dibahas dalam Rakornas. Sebagai negara berkembang, seharusnya kebutuhan ideal pegawai pengawas di Indonesia adalah 6 ribu. Sedangkan pegawai pengawas yang dimiliki Kemnaker sekarang ini hanya 1.574 orang, yang bertugas untuk mengawasi 450 ribu industri menengah dan besar. (Haf)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of