Type to search

Buruh Migran

TKW Yang Bermimpi Melindungi Buruh Migran

Share

Meski dinegeri orang mendapatkan perlakuan buruk oleh majikannya, namun Erwiana enggan menyerah dan kembali bangkit untuk mewujudkan cita-citanya melalui perguruan tinggi.

Salah seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW), berhasil menyelesaikan pendidikan strata satunya dengan predikat cumlaude di Fakultas Ekonomi. Dalam wawancaranya di BeritaSatuTV, Minggu (20/1) kemarin, Erwiana Sulistyaningsih yang kala itu berprofesi sebagai pekerja rumah tangga di Hongkong pada tahun 2013, berharap dapat bernasib sama dengan kawannya yang sukses telah mampu membangun sebuah rumah dikampung halaman. Namun mimpi itu lenyap, karena ia mendapatkan majikan yang memperlakukannya secara tidak manusiawi.

Keinginan untuk kuliah-lah yang mendorongnya untuk menjadi buruh migran, dan mempertimbangkan Hongkong sebagai negara yang lebih menghormati hak-hak tenaga kerja. Tetapi ia keliru, oleh majikannya justru ia dilarang untuk berpergian, hanya diberi makan satu rantang nasi untuk satu minggu, dan dibatasi minumnya 450 ml air dalam setiap harinya. Erwiana juga menceritakan dirinya bekerja selama duapuluh jam sehari, dan hanya diberikan istirahat dari jam satu siang sampai jam lima sore.

Selama tujuh bulan, Erwiana mendapatkan penyiksaan fisik dengan dipukul, kepalanya dijambak hingga jatuh dan mengalami pembengkakan otak. Dalam kondisi yang semakin buruk dan tidak lagi mampu mengerjakan pekerjaan rumah tangga, akhirnya si majikan memulangkan dirinya ke Indonesia. Atas perlakuan tersebut, majikan Erwiana telah dijatuhi hukuman penjara selama enam tahun oleh pengadilan setempat.

Sebagai bagian dari organisasi buruh migran, Erwiana memandang perlindungan yang diberikan Indonesia masih lemah, karena praktek transaksi ekonomi dalam memberangkatkan buruh migran oleh agen-agen di Indonesia dengan di luar negeri, masih ada. Ia berharap tidak ada lagi buruh migran, jika ada maka harus dilindungi oleh negara. “Jangan sampai menjadi buruh migran, lebih baik berkarya di negeri sendiri”, pesan Erwiana. (Haf)

Hits: 18

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *