Minggu, 15 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
71

Anjuran Disnaker Salah Sebut Nama PT, MA: Gugatan Tidak Dapat Diterima

Ilustrasi. (gambar: ajnn.net)

Kehati-hatian dalam menyebut identitas para pihak, dapat menjadi salah satu penyebab diterima atau tidaknya sebuah gugatan di pengadilan.

Perbedaan penyebutan identitas perusahaan, antara di surat gugatan dengan anjuran mediator, dipersoalkan oleh Mahkamah Agung (MA). Disebutkan dalam pertimbangan hukumnya, Majelis Hakim Kasasi yang diketuai oleh Hakim Ibrahim mempertanyakan gugatan yang diajukan oleh Armansyah Arroihany, apakah ditujukan kepada PT. Koperasi Telkomsel atau Koperasi Telekomunikasi Seluler.

Karena, menurut Ibrahim, surat anjuran mediator pada Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, ditujukan untuk PT. Koperasi Telkomsel. Sedangkan yang digugat oleh Armansyah ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Pangkal Pinang adalah Koperasi Telkomsel.

“Koperasi Telekomunikasi Seluler (Kisel), PT. Koperasi Telkomsel dan Koperasi Telekomunikasi Seluler (Kisel) adalah dua badan hukum yang berbeda yang memiliki anggaran dasar, pengurus dan manajemen yang berbeda, dimana perseroan terbatas (PT) dan Koperasi tunduk pada 2 (dua) undang-undang yang berbeda,” terang Ibrahim dalam Putusan Kasasi Nomor 1045 K/Pdt.Sus-PHI/2018.

Dikatakan Ibrahim, apabila yang digugat oleh Armansyah selaku pekerja adalah Koperasi Telkomsel, maka berdasarkan Pasal 83 ayat (1) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004, gugatan yang diajukan belum dilampirkan risalah mediasi dan gugatannya haruslah dinyatakan tidak dapat diterima (Niet Onvankelijke verklaard).

Atas putusan kasasi tersebut, maka Putusan PHI Pangkal Pinang yang telah menghukum Koperasi Teklomsel untuk membayar uang pesangon kepada Armansyah sebesar Rp36,5 juta, dibatalkan oleh MA. “Mahkamah Agung berpendapat, terdapat cukup alasan untuk mengabulkan permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi Koperasi Telkomsel tersebut, dan membatalkan Putusan Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Pangkalpinang,” ujar Ibrahim, Jum’at (30/11/2018) lalu.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of