Senin, 22 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
6

Bos Korea Bawa Kabur Uang 90 Miliar, Pengadilan Menangkan Gugatan Ratusan Buruh

Tak ada lagi upaya yang bisa dilakukan oleh ratusan Pekerja PT. Selaras Kausa Busana, selain menuntut hak-hak normatifnya melalui Pengadilan Hubungan Industrial.

Rabu (27/3) kemarin, Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Suwanto mengabulkan gugatan  Sakum, dkk (655 Pekerja PT. Selaras), yang ditinggal kabur oleh pemiliknya Jae Chul Kim ke Negara asal di Korea Selatan sejak Oktober 2018 lalu. Tak tanggung-tanggung, Kim membawa uang modal kerja sebanyak Rp90 miliar melalui pemindahan buku dari rekening Perusahaan ke rekening pribadinya.

Tindakan Kim, sontak membuat proses produksi terhenti. Sehingga ratusan buruh PT. Selaras yang diantaranya telah bekerja selama 28 tahun, tak lagi menerima upah. Hal tersebut sangat disayangkan para buruh. Karena, awal tahun 2019 sudah dipastikan akan ada order dari luar negeri yang jumlahnya cukup besar.

“Kami sudah pernah melakukan perundingan. Sebenarnya perusahaan ini sedang tidak merugi, hanya saja tata kelola perusahaannya kurang baik,” ujar kuasa hukum Pekerja, Iwan Gunawan. Ia juga menyesalkan tindakan pemilik Perusahaan yang tidak pernah hadir dalam persidangan, hingga akhirnya diputus verstek oleh Pengadilan.

“Apabila pengusahanya mau pulang kampung atau tutup perusahaan, seharusnya selesaikanlah hak-hak pekerja, yaitu upah dan hak pesangon karyawan. Jadi itulah yang kami tuntut dan dikabulkan oleh pengadilan hari ini,” terang Iwan. Harapannya, dengan putusan pengadilan tersebut, maka asset milik perusahaan dapat dilakukan penyitaan hingga lelang, dan hasil lelangnya dapat dibagikan kepada para Pekerja.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of