Selasa, 19 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
153

Dipecat via WhatsApp, Seorang Salesman Gugat Distributor Nestle

Tak terima dipersalahkan akibat kurangnya stock produk yang bukan di area kerjanya, Achmad Gojali tuntut uang kompensasi pesangon.

Perusahaan distributor air minum Nestle, PT. Akasha Wira International digugat salesmannya sendiri ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Achmad Gojali diduga lalai dalam mengantisipasi kekurangan stock air di Malang, sehingga mengakibatkan dirinya diputus hubungan kerjanya sejak 18 Desember 2017.

Keputusan perusahaan itu, ia dapatkan dari chat atasannya di aplikasi media sosial, WhatsApp. Padahal, daerah yang didapati kekurangan stock air tersebut, bukanlah area kerjanya. Atas pertimbangan tersebut, Gojali yang telah bekerja sejak tahun 2010, menuntut pembayaran sejumlah uang sebagai kompensasi pengakhiran hubungan kerjanya.

Sebelumnya, Gojali dipercayakan untuk mengurus distribusi air minum Nestle di Surabaya, Sidoarjo dan Madura. Sehingga ketiadaan stock di Malang, bukanlah kesalahan dirinya. Demikian dikatakan Jonar Y Suratmo, selaku Kuasa Hukum Achmad Gojali di PHI Jakarta Pusat yang teregister dalam Perkara Nomor 14/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst.

Jonar menjelaskan, pihaknya menuntut PT. Akasha membayar uang kompensasi pesangon sebesar Rp365,4 juta. Besaran tersebut, terdiri dari uang pesangon sejumlah Rp167,8 juta, uang penghargaan masa kerja sebesar Rp31,4 juta, uang penggantian hak Rp298, juta, dan upah selama tidak dipekerjakan beserta tunjangan hari raya senilai Rp.136 juta.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of