Minggu, 21 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
18

Tanpa Musyawarah, Pengusaha Kaho Indah Gembok Pintu Gerbang

Hanya dengan menyatakan tutup, PT. Kaho Indah Citra Garment larang kelima puluh dua orang pekerjanya masuk ke lingkungan perusahaan dengan cara menggembok pintu gerbang.

Pertanggal 1 Maret lalu, PT. Kaho yang memproduksi pakaian bermerk internasional itu, menutup salah satu gudangnya yang berada di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung, tanpa terlebih dahulu melakukan musyawrah dengan para buruh. Langkah itu, menurut salah satu pekerja Asep, dianggap sebagai cara pengusaha untuk menekan para buruh menerima tawaran uang pesangon dan kemudian dipekerjakan sebagai pekerja kontrak.

Sebab, perusahaan masih melakukan produksi di beberapa lokasi yang berdekatan dengan gudang tempat ia bekerja di KBN Cakung. Sehingga, terang Asep, alasan tutup yang dilakukan perusahaan bermuatan tujuan tidak baik. Ia menceritakan tindakan perusahaan yang pernah menyuruh teman-temannya untuk pulang, karena menggunakan seragam serikat pekerja.

Menurutnya, keinginan perusahaan untuk memutuskan hubungan kerja dirinya dan kawan-kawannya, sudah ada sejak masih di pabrik Tambun, Bekasi. Asep terpaksa menerima keputusan relokasi, dengan syarat upah yang diberlakukan adalah besaran upah di Bekasi, pemberian uang transport dan uang makan. Namun pelaksanaan terhadap syarat relokasi itu hanya bersifat sementara.

“Semuanya hilang, termasuk juga hak cuti hilang dan ketika kami komplain, baru diberikan kembali,” ujar Asep, Rabu (6/3) siang. Ia juga menilai perusahaan memiliki alasan yang mengada-ada. Dirinya pernah diberikan surat peringatan, meski tidak melakukan kesalahan. “Tetapi mereka bilang itu salah,” lanjutnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of