Minggu, 22 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
37

Tuntut Perbaikan Taraf Hidup, Bridgestone Ajukan Gugatan

Selama tiga tahun terakhir, PT. Bridgestone enggan menetapkan nilai Perbaikan Taraf Hidup yang merupakan salah satu komponen dalam kenaikan gaji pokok, yang sudah diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama.

Akhirnya setelah melalui proses perundingan pada tingkat mediasi, Abdul Hafiz, dkk menggugat PT. Bridgestone Tire Indonesia ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, yang didaftarkan sejak tanggal 21 Desember 2018 lalu. Dalam surat gugatannya, Hafiz meminta agar Bridgestone menetapkan besaran nilai Perbaikan Taraf Hidup (Pth) pada tahun 2018 sebesar 10,65%.

Atas besaran Pth tersebut, maka Bridgestone akan dianggap kurang bayar gaji pokok yang pada tahun 2018 hanya terdiri dari inflasi DKI Jakarta sebesar 3,5% dan kenaikan berkala senilai 3%. “Bridgestone selama tiga terakhir tidak mengakui keberadaan salah satu komponen yang selama ini diberikan dari kenaikan gaji pokok,” ujar Zein Mutowali, Ketua Serikat Pekerja PT. Bridgestone Bekasi, Rabu (27/3) kemarin.

Dalam persidangan dengan agenda saksi dari Pekerja Hafiz, dkk yang digelar PHI Bandung dalam Perkara Nomor 264/Pdt.Sus-PHI/2018/PN.Bdg, dihadirkan empat orang saksi, yaitu Asdial, Mahmud Permana, Yuni Setio Raharjo dan Aji Martono. Mereka dihadirkan untuk menceritakan pernah adanya perundingan besaran nilai Pth sebagai salah satu komponen dari gaji pokok.

“Selama berunding, perusahaan bukannya merundingkan gaji pokok melainkan hanya mendengarkan pendapat kita. Hingga akhirnya, perusahaan menaikkan upah secara sepihak,” terang Zein usai persidangan. Lebih lanjut ia mengatakan, ada niatan perusahaan untuk menghilangkan komponen Pth dalam kenaikan gaji pokok 2018.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of