Kamis, 18 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
3

Belum Ada Putusan Pidana, Siemens Berhentikan Sepihak Manager Security

Setiap pemutusan hubungan kerja yang bukan karena Pekerja masih dalam masa percobaan, berakhirnya perjanjian kontrak, pensiun dan meninggal dunia, wajib terlebih dahulu mengajukan ijin ke Pengadilan.

Sidang lanjutan dalam Perkara yang teregister dengan Nomor 61/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst , antara PT. Siemens Indonesia dengan Vris Adianto yang telah bekerja selama 15 tahun itu, kembali digelar Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (8/4) kemarin dengan agenda replik dari Vris selaku Penggugat.

Dalam persidangan yang diketuai oleh Hakim Taryan Setiawan, Vris melalui kuasa hukumnya Andri Herman, membantah adanya tindak pidana yang dituduhkan oleh Perusahaan. Sebab, sebelum adanya putusan pengadilan pidana maka orang yang disangkakan telah melakukan tindak pidana, belum tentu terbukti dan bersalah telah melakukan tindak pidana.

Sehingga menurut Andri, tindakan pemberhentian secara sepihak yang dilakukan oleh PT. Siemens terhadap Vris, telah bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 12/PUU-I/2003. “Terkait kesalahan berat harus dibuktikan dengan putusan pengadilan, bukan berdasarkan investigasi pihak perusahaan,” ujarnya.

Andri menambahkan, meski Vris telah dipanggil oleh Pihak Kepolisian Sektor Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada 1 Nopember 2018 lalu, tapi bukan berarti Vris telah terbukti melakukan tindak pidana. “Tuntutannya principal (Vris Adianto) Ingin dipekerjakan kembali, atau jika tidak bisa dipekerjakan maka selesaikan sesuai dengan peraturan perundangan ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia,” tutur Andri.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Vris yang diberhentikan sejak Agustus 2017 tersebut, telah menggugat PT. Siemens dengan menuntut pengembalian ijazah S2-nya yang diperoleh dari Gemological Institute of America itu, dan juga meminta Pengadilan agar menghukum PT. Siemens membayar uang pesangon yang seluruhnya berjumlah Rp1,6 miliar.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of