Senin, 22 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
6

Bentuk Komitmen Hubungan Industrial, Bantu Potong Iuran Serikat Pekerja!

Produktifitas Perusahaan diantaranya juga menjaga keberlangsungan hubungan industrial, sehingga tak sekedar hanya menjalankan kewajiban tetapi turut memperhatikan komitmen bersama.

Demikian dikatakan Tohenda selaku Kuasa Hukum Serikat Pekerja di PT. Central Mega Kencana, Senin (22/4) kemarin seusai menghadiri gelaran persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ia berharap, Perusahaan dapat membantu Serikat Pekerja untuk membantu penarikan iuran Serikat melalui pemotongan upah Pekerja yang menjadi anggota Serikat Pekerja.

Hal tersebut menurutnya, sebagai salah satu bentuk komitmen pelaksanaan hubungan industrial. “Kami berharap Perusahaan tidak ego dan tidak melihatnya sebagai pasal kewajiban. Karena jika hal-hal yang kecil seperti ini hendak diuji kebenaran materilnya melalui undang-undang, justru akan menciptakan hubungan industrial yang tidak baik dan akan menghambat produktifitas Perusahaan,” ujarnya.

Tohenda menyebut, pihaknya akan menghadirkan saksi fakta pada pekan depan. Sebab, faktanya pernah ada kesepakatan antara Serikat Pekerja bersama Pengusaha PT. Central Mega Kencana, yang menyepakati pelaksanaan bantuan pemotongan iuran apabila telah mempunyai rekening bank dan surat kuasa dari anggota. Maka seharusnya, Perusahaan tidak lagi memiliki alasan hukum yang cukup, untuk menghindar dari hal-hal yang telah ia sepakati.

Seperti yang telah pernah diberitakan sebelumnya, Perusahaan enggan membantu Serikat Pekerja. Padahal, pemotongan upah untuk pembayaran iuran Serikat Pekerja tidak mengganggu pengeluaran Perusahaan, sama halnya seperti pemotongan iuran koperasi. Justru Tohenda mempertanyakan tindakan Perusahaan yang mau membantu pemotongan iuran koperasi, namun enggan membantu Serikat Pekerja.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of