Selasa, 19 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
80

Diberhentikan, Tiga Belas Pekerja Proyek Apartemen Ajukan Gugatan Rp1,7 Miliar

Dengan berdalih efisiensi, Perusahaan yang bergerak dibidang kontraktor pembangunan apartemen digugat Pekerjanya yang menolak pemberhentian sepihak.

Bertempat diruang sidang Kusuma Admadja, Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menggelar persidangan dengan agenda pemeriksaan kelengkapan surat-surat dari kuasa hukum Ahmad Budi Sugiharto, dkk (13 orang) dan PT. Sari Jati Adhitama. Namun Pihak Perusahaan tidak hadir dalam persidangan perdana yang digelar Kamis (4/4) kemarin.

Sugiharto dan kawan-kawan yang sejak Mei 2018 diputuskan hubungan kerjanya secara sepihak, dalam gugatannya yang diregister dengan Nomor 110/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst itu, menuntut pembayaran uang pesangon, tunjangan hari raya, dan upah proses selama tidak dipekerjakan sebesar Rp1,7 miliar lebih.

Menurut Jack Girsang selaku kuasa hukum Sugiharto, ia menceritakan bahwa ketiga belas Pekerja sempat diperintahkan bekerja sejak bulan Mei sampai dengan Juli 2018, tanpa adanya pembayaran upah. Perusahaan menyuruh mereka untuk menyelesaikan proyek yang sedang dikerjakan.

“Jadi mereka itu diminta untuk menyelesaikan dulu proyek yang sedang berjalan, tapi upahnya tidak dibayarkan,” ujar Girsang sesaat setelah menghadiri persidangan yang akan dilanjutkan 14 April pekan depan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of