Senin, 22 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
5

Diskorsing Tanpa Alasan, Perusahaan Saham CIMB Digugat

Berdalih masa skorsing hanya berlaku selama enam bulan, Pekerja pada PT. CGS CIMB Sekuritas Indonesia tuntut hak-haknya ke Pengadilan.

Senin (1/4) kemarin, Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung menggelar sidang pemeriksaan atas gugatan yang diajukan oleh Hendy Setiawan, seorang Pekerja yang kesehariannya beraktifitas sebagai broker saham. Hendy melalui kuasa hukumnya, Sofyan Anwar menilai tindakan Perusahaan bertentangan dengan asas kepatutan.

Sebab, lanjut Sofyan, Perusahaan hanya dapat memberikan Surat Peringatan ketiga kepada Hendy, apabila disertai dengan adanya alasan yang jelas. “Tiba-tiba klien saya diberikan surat peringatan ketiga tanpa alasan dan diskorsing tanpa batas, akhirnya kami meminta kejelasan atas status Hendy,” ujarnya sesaat setelah persidangan yang dipimpin oleh Hakim Wasdi Permana dengan agenda duplik dari PT. CGS.

Menurutnya, pemberian skorsing (pemberhentian sementara) yang dilakukan oleh Perusahaan selama lebih dari enam bulan, juga menjadi alasan dirinya mengajukan gugatan ke PHI Bandung. Skorsing yang diberikan oleh Persuhaan sejak Maret 2018, ternyata tanpa disertai hak-hak yang seharusnya masih tetap diberikan kepada Hendy.

“Bahwa sampai sekarang, komisi yang harus diterima oleh klien saya tidak diserahkan oleh pihak pengusaha,” tegas Sofyan. Dalam gugatan yang diregister dengan perkara Nomor 52/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Bdg itu, Hendy tidak berkeberatan jika hendak dilakukan pemutusan hubungan kerja. “Kalau misalnya Pihak Perusahaan sudah tidak ingin memakai jasa Hendy, ya dia harus memberhentikan secara baik-baik,” kata Sofyan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of