Jumat, 20 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
58

Pertamina Digugat Karena Berhentikan Sepihak Dua Pekerjanya

Meskipun pemberhentian secara sepihak tidak memiliki akibat hukum pidana, tetapi setidaknya Perusahaan dalam melakukan pemutusan hubungan kerja mematuhi aturan yang berlaku.

Diwakili oleh kuasa hukumnya, dua orang Pekerja PT. Pertamina Ep Cepu Alas Dara Kemuning, Kamis (4/4) kemarin menghadiri sidang pemeriksaan yang digelar Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Namun, pihak Perusahaan belum dapat memberikan tanggapan atas gugatan Ari Triansa dan Dicky Irawan, karena baru akan menunjuk kuasa hukunya pada pekan depan.

Ditemui usai persidangan, kuasa hukum kedua Pekerja, Dipo Lukmanul Akbar mengatakan, alasan keduanya menggugat karena tidak dapat menerima pemutusan hubungan kerja sepihak yang dilakukan oleh Perusahaan pada tahun 2017 lalu itu.

Walau keduanya baru bekerja selama lebih kurang satu tahun, tetapi dalam melakukan pengakhiran hubungan kerja seharusnya menempuh upaya-upaya hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“PHK ini tidak sah secara hukum, karena dilakukan sepihak oleh Perusahaan,” ujar Dipo. Dengan demikian lanjutnya, maka kedua pekerja masih memiliki hak atas upah selama tidak dipekerjakan sebesar Rp2 miliar lebih. Selain menuntut dipekerjakan kembali, Dipo juga menegaskan, bahwa PT. Pertamina juga wajib memberikan hak cuti tahunan dan tunjangan hari raya yang seluruhnya berjumlah Rp550 juta.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of