Minggu, 22 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
97

Tak Pernah Beri Kuasa, Perjanjian Bersama Pengusaha Dengan Serikat Pekerja Digugat

Merasa tak pernah memberikan surat kuasa kepada salah satu dari dua serikat pekerja, Perjanjian Bersama mengenai persetujuan pemutusan hubungan kerja digugat ke Pengadilan Negeri Cikarang.

Labahari dan Ali Imran mendalilkan dirinya bukanlah anggota dari salah satu serikat pekerja yang ada di PT. Shinta Budhrani Industries, serta juga tidak pernah memberikan surat kuasa secara tertulis kepada keduanya untuk merundingkan permasalahan rencana pemutusan hubungan kerja seluruh Pekerja dengan alasan tutup.

Kedua Pekerja PT. Shinta tersebut, mempersoalkan keberadaan kalimat ‘bertindak untuk dan atas nama karyawan/karyawati PT. Shinta Budhrani Industries’ dalam Perjanjian Bersama tanggal 22 Februari 2019 itu. Kalimat tersebut menurut Labahari, seolah-olah kedua serikat pekerja yang berada di Perusahaan itu telah mendapatkan mandat/kuasa darinya.

Terlebih menurutnya, Perjanjian Bersama yang dibuat antara kedua serikat dengan Perusahaan, sangat merugikan dirinya dan Ali Imran yang juga salah satu Penggugat dalam Perkara yang telah diregister oleh Kepaniteraan Pengadilan Negeri Cikarang Nomor 96/Pdt.G/2019/PN.Ckr.

Sebab, lanjut Labahari, perjanjian yang sudah dibuat dan didaftarkan ke Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Bandung itu, menyepakati pemutusan hubungan kerja seluruh karyawan dengan pesangon hanya 70% dari ketentuan satu kali undang-undang, dan dicicil sebanyak 4 kali hingga bulan Agustus 2019. “Dalam perjanjian itu seluruh karyawan dianggap menerima pemutusan hubungan kerja yang dilakukan Perusahaan sejak 23 Maret 2019,” ujarnya Selasa (23/4) seusai mendaftarkan gugatan di PN Cikarang.

Padahal, kami sedang melakukan upaya hukum melalui lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial. “Kami belum dapat menerima pemberhentian yang dilakukan Perusahaan, dan karena itu kami akan menempuh proses hukum. Tetapi ternyata sudah ada yang mengaku-ngaku bertindak untuk dan atas nama seluruh karyawan PT. Shinta, berarti termasuk kami juga dong,” tanya Labahari.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] pekerja itu juga tidak pernah membuat surat kuasa kepada kedua serikat tersebut, untuk melakukan perundingan atau […]