Senin, 22 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
6

Diberhentikan Karena Buka Situs Lowongan Kerja

Dibolehkannya Pengusaha melakukan pemutusan hubungan kerja, bukan berarti tanpa didasarkan pada ketentuan hukum yang berlaku. Alasan pemberhentiannya haruslah sesuai dengan peraturan yang diberlakukan.

Sidang lanjutan perselisihan pemutusan hubungan kerja antara Bintang Sakti Wirasandha Pradhika melawan PT As.Shidiq Cater Indonesia, dalam Perkara Nomor 148/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst, kembali digelar Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (23/05/2019) kemarin.

Dalam sidang kedua kali tersebut, Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Yuzaidah mengagendakan pemeriksaan keabsahan kuasa hukum dari PT. As.Shidiq sebagai badan hukum privat, yang harus dibuktikan dengan Akta Pendirian Perusahaan.

Gugatan yang dilayangkan oleh Bintang, lantaran pemberhentian yang dilakukan Perusahaan tempat kerjanya sejak April 2018 lalu tersebut, tanpa alasan dan dasar yang jelas. Ia melalui kuasa hukumnya, Daru Quthny mengaku diputuskan hubungan kerja secara sepihak sejak 6 Nopember 2018 lalu. Sehingga ia mengajukan tuntutan pembayaran kompensasi pesangon dan upah selama tidak dipekerjakan, terhitung lebih dari Rp55 juta.

Kala itu, menurut Quthny, Bintang yang bekerja sebagai Digital Marketing ketahuan sedang membuka situs lowongan kerja melalui unit komputer Perusahaan, yang dianggap tidak da hubungannya dengan pekerjaannya. Ia langsung diberhentikan tanpa melalui tahapan pembinaan berupa pemberian surat peringatan, jika tindakan yang dilakukannya tersebut sebagai pelanggaran tata tertib kerja.

“Penggugat (Bintang) ini sebetulnya membuka situs lowongan kerja yang tidak ada hubungannya dengan Perusahaan, dan itu diketahui oleh pihak Perusahaan,” tutur Quthny usai menghadiri persidangan. Lebih lanjut ia mengatakan, sidang akan kembali dilanjutkan pada 20 Juni yang akan datang dengan agenda pembacaan jawaban gugatan dari Perusahaan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of