Minggu, 21 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
4

Diberhentikan Karena Kesalahan Berat, Pekerja Gugat Uang Penghargaan Masa Kerja

Pekerja yang diberhentikan karena kesalahan berat, baik atas aduan atau bukan aduan Pengusaha, maka kepadanya berhak diberikan uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak.

Rabu (8/5) kemarin, Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Serang, kembali melanjutkan persidangan dalam perkara pemutusan hubungan kerja antara Sumantri dan Hasudungan Silitonga melawan PT. Mitra Workshop. Keduanya diberhentikan sejak tanggal 4 Desember 2017, tanpa diberikan hak-haknya sesuai ketentuan perundang-undangan.

Keduanya telah bekerja sejak tahun 1991 dan 2001, sehingga memiliki hak atas uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak, sebagaimana diatur dalam Pasal 160 ayat (7) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Demikian dikatakan Bepsi Andriana, salah satu saksi yang dihadirkan oleh kuasa hukum Sumantri dan Hasudungan, seusai persidangan yang dipimpin oleh Hakim Dasriwati.

Dalam surat gugatan yang didaftarkan 25 Maret lalu dan diregister dengan Perkara Nomor 42/Pdt.Sus-PHI/2019.PN.Srg itu, Sumantri menuntut pembayaran uang kompensasi pemutusan hubungan kerja, karena kesalahan berat beserta upah tiga minggu yang belum dibayarkan sebesar Rp24 juta lebih. Sedangkan Hasudungan menuntut pembayaran yang sama dengan jumlah seluruhnya sebesar Rp28 juta lebih.

“Kita menuntut hak yang tidak dibayarkan oleh Perusahaan, diantaranya sisa upah tiga minggu yang digantung pihak Perusahaan,” ujar Andriana. Lebih lanjut ia menceritakan, upaya untuk menyelesaikan pembayaran hak kedua Pekerja melalui musyawarah (bipartit), sudah dilakukan. Demikian juga dalam proses mediasi di Dinas Tenaga Kerja, namun hingga empat kali persidangan Perusahaan tidak pernah hadir.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of