Jumat, 15 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
159

Merugi Selama Melakukan Proses Hukum, Ketua Serikat Pekerja Digugat Rp3,2 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat, kembali menunda sidang yang rencananya beragendakan pembacaan putusan dalam perkara perbuatan melawan hukum antara PT. Sumber Bahagia Metalindo melawan Burhanudin dan M. Nurdin, Selasa (28/05/2019) kemarin.

Perusahaan yang berlokasi di Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat itu, menggugat keduanya dengan sangkaan perbuatan melawan hukum. Dalam surat gugatan yang diregister dengan Nomor 850/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Brt, PT. Sumber Bahagia Metalindo menuntut dengan ganti rugi sebesar Rp3,2 miliar. Tak hanya itu, Perusahaan juga meminta kepada Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Hari Tri Hadiyanto itu, untuk menyita tanah dan rumah yang ditempati Burhanudin dan M. Nurdin.

Namun, Hari memutuskan untuk menunda pembacaan putusan. Sebab, kedua anggota Majelis Hakim lainnya tidak hadir karena sedang cuti dan diluar kota. “Kita tunda hari Selasa, 18 Juni ya,” ujarnya. Menurut Burhan seusai persidangan, Majelis Hakim telah dua kali menunda sidang pembacaan putusan yang seharusnya sidah diucapkan pada 3 Mei lalu. “Ini merupakan penundaan kedua pembacaan putusan yang disampaikan oleh Ketua Majelis Hakim,” terang Burhan.

PT. Sumber menilai keduanya telah melakukan tindakan yang merugikan Perusahaan, diantaranya kerugian operasional dan biaya-biaya proses hukum yang telah dikeluarkan. Burhan menduga, biaya-biaya tersebut timbul dari biaya jasa pengacara yang disewa Perusahaan selama ini, dalam menghadapi sengketa hukum dengan Burhan selaku Ketua Serikat Pekerja sejak tahun 2013 lalu.

Perselisihan paham antara Burhan dengan PT. Sumber, bukanlah peristiwa baru. Sebelumnya, Burhan penah diadukan ke Pihak Kepolisian hingga dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Tangerang, dan dikuatkan Mahkamah Agung dalam Perkara Pidana Nomor 752 K/Pid/2016 tanggal 20 September 2016. Tak puas dengan hanya memidanakan Burhan, akhirnya PT. Sumber menggugatnya secara perdata.

Kuasa hukum Burhan, Hendra Parulian Hutasoit mengaku tengah mempersiapkan upaya hukum baru terhadap PT. Sumber. Ia menduga ada rentetan peristiwa yang tersembunyi dalam pemeriksaan Burhan saat masih dalam tahap penyidikan. “Dan saat ini kita juga sudah melakukan pelaporan ke KPK (Komisi Pemberatasan Korupsi) terkait adanya dugaan suap,” tutur Hendra.

2
Leave a Reply

avatar
2 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
Gugatan Tidak Diterima, Dua Buruh Ini Bebas Dari Tuntutan 3,2 Miliar | Buruh OnlineMuhammad Rival Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Muhammad Rival
Guest
Muhammad Rival

Hukum tumpul keatas dan tajam kebawah ,
Hak berdemokrasi dan berserikat yang diatur oleh MK pun seakan memihak terhadap rezim penguasa ..

Save kawan Burhanudin ketua FSBN

trackback

[…] telah pernah diberitakan sebelumnya, Perusahaan yang berlokasi di Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat itu, juga meminta […]