Type to search

BERITA UTAMA

Pekerja TransJakarta Minta Pengadilan Ubah Statusnya Menjadi Pekerja Tetap

Share

Perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak) hanya dapat diadakan untuk pekerjaan yang jenis dan sifat kegiatannya sekali selesai, sementara dan merupakan kegiatan baru.

Loas Panahatan Simanjuntak, Pekerja PT. Transportasi Jakarta tak terima diputuskan hubungan kerjanya dengan alasan masa berlaku perjanjian kerja waktu tertentu (kontrak). Ia menilai, pekerjaannya sebagai Koordinator Driver Kantor, bukanlah untuk pekerjaan yang jenis dan sifat kegiatannya sekali selesai, sementara dan merupakan kegiatan baru sesuai Pasal 59 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003.

Lagi pula, menurut Loas, perjanjian kerja yang ia tanda tangani pada tanggal 6 Desember 2016 dan 6 Desember 2017, tidak pernah dicatatkan ke Dinas Tenaga Kerja. “Perjanjian kerjanya tidak diregister di Disnaker setempat,” ujar Imzen Sitorus selaku kuasa hukum Loas, Kamis (23/05/2019) kemarin usai persidangan yang dipimpin oleh Hakim Yuzaidah dengan agenda sidang penyampaian bukti surat.

“Agenda sidang hari ini bukti dari Penggugat (Loas) dan bukti dari Tergugat, namun Tergugat belum siap memberikan bukti mereka,” terang Imzen. Lebih lanjut ia mengatakan, persidangan akan kembali di gelar PHI Jakarta Pusat setelah libur lebaran pada 20 Juni yang akan datang.

Dalam surat gugatan yang diregister dengan Nomor 131/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst itu, Loas meminta Majelis Hakim PHI Jakarta Pusat untuk menyatakan hubungan kerja dirinya dengan PT. Transportasi Jakarta, menjadi pekerja tetap. Dan dengan tindakan pemberhentian sepihak yang dilakukan Perusahaan sejak 6 Maret 2018, maka Loas menuntut pembayaran uang pesangon sebagai kompensasi pemutusan hubungan kerja sebesar Rp42 juta.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *