Senin, 26 Agustus 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
41

Seorang Quality Control Menggugat Tiga Perusahaan Dalam Satu Gugatan

Tak terima diberhentikan, Riswan Rahmat yakin gugatannya akan dikabulkan oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. Ia yang kesehariannya bekerja sebagai Quality Control (QC) di PT. Mega Sari Makmur, kemudian hubungan kerjanya dipindahkan ke PT. Sejati Karya Mandiri dan PT. Triguna Bina Sejahtera.

Menurut kuasa hukumnya, Asep Supriyatna, meskipun hubungan kerjanya dialihkan dari satu perusahaan ke perusahaan lain, tetapi Asep tetap dipekerjakan di PT. Mega Sari Makmur sebagai QC. “Setelah setahun bekerja di PT. Mega, kemudian dialihkan ke perusahaan outsourcing yang setiap tahunnya berulang. Tetapi dia (Riswan) tetap bekerja di PT. Mega Sari Makmur pada posisi dan jabatannya semula,” terangnya.

Asep juga menjelaskan, sebelum Riswan mengajukan gugatan ke PHI. Ia telah berupaya untuk menyelesaikannya melalui perantaraan Pegawai Mediator Hubungan Industrial pada Dinas Tenaga Kerja, namun tidak tercapai kata mufakat. “Anjurannya dari Disnaker menyatakan outsourcing di PT. Mega Sari Makmur tidak sah, dan harus beralih menjadi Pekerja tetap di PT. Mega,” ujar Asep.

Lebih lanjut Asep mengatakan, pemutusan hubungan kerja terhadap Riswan yang telah bekerja selama lebih dari empat tahun itu, terjadi pada bulan Oktober 2017. Sebelumnya perselisihan tersebut sudah pernah diajukan ke PHI Bandung, namun karena dianggap gugatan kurang pihak yang hanya menggugat PT. Triguna Bina Sejahera, maka gugatan dinyatakan tidak dapat diterima.

Riswan dalam gugatannya yang diregister dengan Perkara Nomor 126/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Bdg itu, berharap dapat dipekerjakan kembali pada jabatan dan posisi semula di PT. Mega Sari Makmur. Sebelum menutup persidangan, Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Wasdi Permana menetapkan agenda sidang jawaban gugatan pada persidangan yang akan datang.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of