Jumat, 20 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
51

Setelah Cuti Melahirkan, Guru SMP Tolak Demosi Mengajar di Sekolah Dasar

Dalam ketentuan perundang-undangan ketenagakerjaan, penempatan Pekerja diarahkan untuk menempatkan tenaga kerja pada jabatan yang sesuai dengan keahliannya.

Merasa tidak ditempatkan sesuai dengan bidang keahlian yang dimilikinya, Dewi Setyowati SPd, menolak pemindahan tugas yang diberikan oleh Yayasan Harapan Global Mandiri. Sebab, sejak ia memulai mengajar pada Juni 2013 telah ditempatkan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) oleh Pihak Yayasan.

Sebelumnya, pihak Yayasan telah menerbitkan Surat Keputusan kepada dirinya untuk mengajar pada bidang pelajaran Matematika. Namun pada 5 September 2018, setelah ia selesai menjalani cuti melahirkan, Yayasan menempatkannya untuk mengajar di Sekolah Dasar (SD). Hal tersebut ditolak oleh Dewi, namun penolakan Dewi kemudian dikualifikasikan sebagai sikap pengunduran diri.

“Setelah cuti, saat masuk di demosi tidak mengajar lagi di SMP tetapi mengajar di SD. Nah ini kemudian ditolak karena tidak sesuai dengan skill job-nya,” ujar Untung Nassari, Senin (29/4) kemarin seusai persidangan yang digelar Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung.

Dewi dalam surat gugatan yang diregister dengan Perkara Nomor 90/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Bdg itu, meminta Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Wasdi Permana untuk mengabulkan tuntutannya agar dipekerjakan kembali sesuai dengan Surat Keputusan Pengangkatan yang telah ditetapkan oleh Pihak Yayasan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of