Senin, 22 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
5

Tak Ada Panggilan, Pekerja Tolak Dianggap Mengundurkan Diri

Akibat hukum bagi Pekerja yang sengaja tidak hadir bekerja, maka Perusahaan dapat menganggap yang bersangkutan telah mengundurkan diri.

Aturan tersebut, tertuang dalam Pasal 168 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Namun kebolehan Pengusaha untuk melakukan pemutusan hubungan kerja dengan kualifikasi mengundurkan diri, hanya dapat dilakukan setelah Pekerja tidak masuk bekerja paling sedikit lima hari kerja secara berturut-turut tanpa keterangan, dan kepadanya telah disampaikan panggilan kerja sebanyak dua kali secara tertulis dengan tenggang waktu pemanggilan selama tiga hari kerja.

Terhadap ketentuan tersebut, PT. Akahsa Wira International Tbk menganggap Gregory Navratilova Kuhuwael telah mengundurkan diri, karena telah tidak masuk bekerja seperti biasa sejak September 2018 lalu. Akan tetapi Gregory melalui kuasa hukumnya Solihin dan Tohenda menyangkal anggapan tersebut.

Sebab, Gregory kerap mendapatkan perlakuan yang tidak adil. “PHK ini bukan semata-mata murni melakukan kesalahan tetapi karena memang dibuat dia bersalah,” ujar Solihin, Senin (7/5) kemarin seusai menghadiri persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gregory juga dianggap berkinerja tidak baik, padahal ia telah bekerja sesuai dengan bidangnya dalam formula rambut selama lebih dari sembilan tahun.

“Gregory tidak pernah mendapatkan surat peringatan dan tidak ada panggilan kerja,” tukas Solihin. Lebih lanjut dijelaskan, Pekerja dianggap gagal mencari model. Padahal kegagalan tersebut, karena Perusahaan tidak diberikan biaya dalam pelaksanaannya. “Sehingga ia dianggap gagal dalam mencari model untuk melakukan tes-tes kecantikan rambut,” tegasnya.

Selain Solihin, Tohenda kuasa hukum Gregory juga menyatakan, mekanisme dan prosedur pemberhentiannya tidak terpenuhi. Hal itu dibuktikan dengan adanya anjuran dari Dinas Tenaga Kerja yang menganjurkan agar dipekerjakan kembali. “Berartikan sudah cacat hukum proses PHK-nya,” terang Tohenda.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of