Minggu, 21 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
6

Tak Bayar Kompensasi Pensiun, Wakil Direktur Gugat Pengelola Hotel

Pemutusan hubungan kerja dengan alasan pensiun, seharusnya tidak memerlukan putusan dari pengadilan hubungan industrial.

Setiap Pekerja yang telah mencapai usia pensiun, baik karena telah diatur batasan usianya oleh perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama atau perundang-undangan, maka pemutusan hubungan kerja terhadapnya tidaklah memerlukan putusan dari Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

Namun faktanya, tidak sedikit Pekerja yang menggugat Perusahaan karena alasan pensiun. Diantaranya Juanita Anggreni Sukarta yang terakhir menjabat sebagai Wakil Direktur terpaksa mendaftarkan gugatan pemutusan hubungan kerja terhadap PT. Nuansa Bali Cempaka, karena pensiun ke PHI pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sejak 9 April lalu.

Dalam persidangan yang bertempat di ruang Oemar Seno Adji yang dipimpin oleh Hakim Duta Baskara, Juanita yang telah bekerja sejak Januari 1997 itu, menuntut pembayaran uang pesangon karena pensiun beserta gaji sejak September 2017 hingga Nopember 2018, yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp1,5 miliar lebih.

Bermula dari chat atasannya melalui aplikasi media sosial yang diterima oleh Juanita pada tanggal 25 September 2017, dirinya yang masih menjalani masa cuti selama sebulan dengan pembayaran upah hanya 50%, diperintahkan untuk pensiun dan tidak perlu masuk bekerja lagi terhitung sejak 10 Oktober 2017. Demikian dikatakan oleh kuasa hukum Juanita, Koto Sitorus seusai persidangan pada Senin (6/5) kemarin.

“Ibu Juanita dipensiunkan, tetapi tidak mendapatkan hak-haknya sesuai undang-undang ketenagakerjaan,” ujar Sitorus menceritakan alasannya dalam menggugat PT. Nuansa di PHI Jakarta Pusat yang teregisterasi dalam Perkara Nomor 133/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst.

Lebih lanjut ia mengatakan, sebelum Juanita mengajukan gugatan, telah terlebih dahulu dimusyawarahkan dengan perantaraan Dinas Tenaga Kerja. Namun Perusahaan bersikeras tidak memenuhi permintaan Juanita, bahkan sudah dua kali dipanggil sidang oleh Pengadilan-pun, mereka tidak hadir, tutur Sitorus.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of