Minggu, 22 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
79

Belum Ada Putusan Pengadilan, Coca Cola Sudah Transfer Uang Kompensasi

Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, kembali menggelar lanjutan persidangan antara PT. Coca Cola Distribution Indonesia melawan Budi Fitrianto, Rabu (12/06/2019) kemarin. Beragendakan duplik dari Budi Fitrianto selaku Tergugat, Hakim M Djoenanidie yang memimpin persidangan, diminta oleh PT. Coca Cola untuk mengkualifikasikan Budi telah mengundurkan diri.

Dalam surat gugatan yang diregister dengan Perkara Nomor 107/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst bertanggal 21 Maret 2019 itu, Perusahaan juga meminta dirinya dibebaskan dari kewajiban pembayaran upah dan seluruh tunjangan yang selama ini diterima Budi Fitrianto termasuk  fasilitas kesehatan sejak 10 Februari 2018. Sebab, Perusahaan pada tanggal 16 April 2018 telah melakukan pembayaran kompensasi pemutusan hubungan kerja senilai Rp158,8 juta melalui transfer bank ke rekening Budi.

Ditemui usai persidangan, diwakili oleh kuasa hukumnya Andrew Fritz Limahelu, Budi menolak anggapan Perusahaan yang memberhentikannya dengan alasan telah mengundurkan diri sejak 9 Februari 2018. Ia meminta agar Majelis Hakim menolak gugatan yang diajukan oleh PT. Coca Cola, dan memerintahkan untuk mempekerjakan kembali Budi Fitrianto ditempat semula.

Andrew juga menjelaskan, jika Budi Fitrianto yang telah bekerja selama 22 tahun masih menginginkan untuk dipekerjakan kembali dan upahnya tetap dibayarkan. “Anjuran Disnaker menganjurkan agar PT. Coca Cola mempekerjakan kembali Pak Budi,” ujarnya. Namun menurutnya, Perusahaan menolak anjuran tersebut, dan tetap berkeinginan memberhentikan Budi Fitrianto dengan mengajukan gugatan ke PHI Jakarta Pusat.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of