Rabu, 24 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
10

Dituntut 1,6 Miliar, Dua Perusahaan Digugat Tanggung Renteng

Jakarta, Buruh-Online.com – Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang dipimpin oleh Hakim Duta Baskara, kembali menggelar sidang lanjutan perkara gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja antara Mawardi dan kawan-kawan (18 orang) melawan PT. Indolog dan PT. Diwpahasta Utamaduta, Senin (24/06/2019). Persidangan tersebut, beragendakan pembacaan replik dari Mawardi selaku Penggugat yang diwakili oleh kuasa hukumnya, Maniur Sinaga.

Dikatakan Maniur, perselisihan bermula dari perikatan perjanjian kerja waktu tertentu yang diberlakukan kepada Mawardi dan kawan-kawannya. “Kami membantah semua yang disampaikan oleh Perusahaan, bahwa perjanjian kerja yang diberlakukan adalah perjanjian kerja waktu tertentu. Padahal dari jenis pekerjaan itu adalah bukan pekerjaan kegiatan musiman, bukan juga kegiatan dalam waktu tertentu, dan pekerjaan yang terus menerus,” ujarnya.

Bantahan tersebut, lanjut Maniur, ia dasarkan pada ketentuan Pasal 59 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, dan Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 233 Tahun 2004. Menurutnya, kegiatan transportasi adalah kegiatan yang terus menerus dan sopir merupakan kegiatan utama sebagai operator angkutan tersebut. “Sebagai tenaga utama, maka dia tidak boleh dipekerjakan dengan perjanjian kerja waktu tertentu,” tegas Maniur.

Dengan tidak terpenuhinya syarat yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan, maka perjanjian kerja waktu tertentu yang diberlakukan kepada Mawardi, berubah menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu (pekerja tetap). Sehingga menurut Maniur, terhadap pengakhiran hubungan kerja yang dialami oleh Mawardi, haruslah disertakan dengan pemberian uang ganti rugi.

Dalam surat gugatannya yang teregister dengan Perkara Nomor 109/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst., Mawardi dan kawan-kawan menuntut pembayaran ganti rugi secara tanggung renteng kepada PT. Indolog dan PT. Diwpahasta Utamaduta sebesar Rp1,6 miliar.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of