Jumat, 20 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
101

Gugatan Wakil Direktur, Dianggap Bukan Kewenangan Pengadilan Hubungan Industrial

Jakarta, Buruh-Online.com – Kuasa Hukum PT. Nuansa Bali Cempaka, Mulkan Let-Let menganggap gugatan Juanita Anggreni Sukarta ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, adalah keliru. Pasalnya, Juanita bukanlah Pekerja karena jabatannya sebagai Wakil Direktur, maka kedudukannya dikualifikasikan sebagai bagian dari Pengusaha.

“Bahwa Penggugat mengajukan gugatan sebenarnya kurang tepat. Karena karir terakhirnya sebagai Direksi dan sebagai Pengusaha,” ujar Mulkan, Senin (17/06/2019). Ia mengatakan, Juanita dianggap sebagai Wakil Direktur Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di tahun 2009, sehingga kedudukan hukumnya dalam Perkara Nomor 133/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst, dianggap tidaklah tepat.

“Jadi kedudukannya sebagai karyawan sudah berakhir di tahun 2009, dan bahkan sudah mendapatkan hak pensiun dari Perusahaan,” lanjut Mulkan. Menurutnya, PT. Nuansa Bali Cempaka sudah membayar hak pensiun Juanita Anggreni Sukarta sebagai karyawan sebesar Rp362 juta, pada tanggal 31 Desember 2008.

Juanita yang berdasarkan upah terakhir sebesar Rp11,2 juta di tahun 2008, seharusnya apabila hendak diperhitungkan dengan ketentuan besaran uang pesangon sebanyak 16,1 bulan, maka jumlah keseluruhannya hanya sebesar Rp180,8 juta.

Sebelumnya, seperti yang telah diberitakan Buruh-Online.com pada 9 Mei 2019 lalu, Juanita yang telah bekerja sejak Januari 1997 itu, menuntut pembayaran uang pesangon karena pensiun beserta gaji sejak September 2017 hingga Nopember 2018, yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp1,5 miliar lebih.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of