Kamis, 14 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
60

Koordinator Sopir Busway Beberkan Sejumlah Bukti di Pengadilan

Jakarta, Buruh-Online.com – Loas Panahatan Simanjuntak, yang kesehariannya saat bekerja di PT. Transportasi Jakarta sebagai Koordinator Driver, mengajukan bukti surat ke hadapan Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang diketua oleh Hakim Yuzaida untuk menguatkan dalil gugatannya. Diwakili kuasa hukumnya, Imzen Sitorus, Loas memberikan bukti diri sebagai anggota serikat pekerja di lingkungan PT. TransJakarta tersebut.

Selain itu, untuk membantah sangkalan PT. TransJakarta yang menyatakan tidak sah risalah penyelesaian melalui mediasi di Dinas Tenaga Kerja Propinsi DKI Jakarta, Imzen mengaku telah menambahkan bukti surat, yakni adanya surat panggilan klarifikasi dari lembaga tersebut. “Tergugat menyatakan bahwa mediatornya tidak sah, seharusnya dari Sudinnaker Jakarta Timur,” ujarnya, Kamis (20/06/2019).

Imzen juga mengatakan, bukti perjanjian kerja yang ditegaskan oleh PT. TransJakarta sebagai perjanjian kerja waktu tertentu, tidak tercatat di instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan. “Bukti mengenai perjanjian kerja awal, bahwa tidak teregister atau tidak terdaftar di Kantor Suku Dinas Tenaga Kerja setempat,” lanjut Imzen seusai persidangan.

Perjanjian kerja tersebut, selain tidak dicatatkan di Dinas Tenaga Kerja, menurut Imzen juga tidak diberikan salinannya kepada Loas. Padahal, sesuai Pasal 54 ayat (3) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, perjanjian kerja setidaknya dibuat rangkap dua yang mempunyai kekuatan hukum sama, dan masing-masing pekerja serta pengusaha diberikan satu rangkap perjanjian.

Tak hanya itu, Imzen meragukan beberapa bukti yang hanya berupa poto kopi tanpa bisa ditunjukkan aslinya. “Menurut kami, ada yang kurang pas. Karena ada tiga bukti mereka yang berupa poto kopi saja, bukan asli,” tegas Imzen.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of