Rabu, 20 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
61

Salah Parkir Jadi Penyebab Pemberhentian Sepihak

Jakarta, Buruh-Online.com – Andrian Lumban tak menyangka, jika tindakannya yang menegur tamu karena kesalahan dalam memarkir kendaraan, berujung pada pemutusan hubungan kerja dirinya secara sepihak oleh PT. Permatagriya Asri terhitung sejak Juni 2017 lalu. Diwakili kuasa hukumnya, M. Yasir Arafat, Lumban akhirnya mendaftarkan gugatan perselisihan pemutusan hubungan kerja ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sejak 23 Mei 2019.

Dalam surat gugatan yang diregister dengan Perkara Nomor 175/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst., Lumban meminta Majelis Hakim PHI Jakarta menghukum Perusahaan untuk membayar uang kompensasi atas tindakan pemberhentian dirinya secara sepihak, yang terdiri dari uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, uang penggantian hak dan kekurangan upah sebesar Rp96,8 juta. Tak hanya itu, Lumban yang mulai bekerja sejak tahun 2013, juga menuntut pembayaran upah lembur sebesar Rp29,6 juta.

“Alasan pemberhentian karena Pekerja memberikan teguran kepada tamu yang salah parkir dan berujung pada pertengkaran,” ujar Arafat, Senin (24/06/2019). Lebih lanjut ia mengatakan, atas adanya pertengkaran tersebut, Lumban disuruh membuat pernyataan pengunduran diri. Atas hal itu, Lumban menolak dan meminta penyelesaian perselisihan pemutusan hubungan kerja melalui perantaraan Pegawai Mediator di Suku Dinas Tenaga Kerja Kota Jakarta Barat.

Menurut Arafat, PT. Permatagriya telah dianjurkan untuk membayarkan hak-hak Lumban, yakni uang kompensasi pemutusan hubungan kerja. Akan tetapi hingga gugatan diajukan, lanjut Arafat, Perusahaan belum membayarkan hak-hak Lumban. “Karena dia tidak mau membayar uang pesangon, setelah mendapatkan anjuran dari Disnaker Jakbar,” terangnya.

Dalam persidangan kedua tersebut, Pihak Perusahaan tidak hadir dan tidak pula mengutus wakilnya untuk menghadiri persidangan. Atas hal tersebut, Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Duta Baskara memerintahkan Panitera untuk kembali memanggil PT. Permatagriya dalam persidangan pekan depan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of