Jumat, 21 Februari 2020 | Saatnya Buruh Cerdas
220

Tak Keberatan Diberhentikan, Hanya Ini Yang Diminta

Jakarta, Buruh-Online.com – Deni Harsono, mungkin salah satu dari ribuan Pekerja yang sudah tidak lagi dikehendaki untuk dipekerjakan lagi oleh Perusahaan. Harapannya juga bisa saja tidak jauh berbeda dengan yang lain jika sudah tidak diinginkan bekerja, yaitu pemberian uang pesangon.

Ia mengaku, diberhentikan secara sepihak sejak 6 Nopember 2018. Deni yang telah bekerja selama lima tahun itu, tak keberatan dengan keputusan PT. Kreasi Meluas yang memutuskan hubungan kerjanya. “Saya terima diputuskan hubungan kerja tersebut. Cuma sebagai warganegara Indonesia, saya menuntut hak saya,” ujarnya Senin (17/06/2019), yang tanpa didampingi oleh penasehat hukum.

Dalam surat gugatannya yang diregister Kepaniteraan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dengan Perkara Nomor 173/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst, Deni menuntut pembayaran uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak, serta sisa cuti tahunan sebesar Rp139,4 juta.

Deni telah berupaya menyelesaikannya secara musyawarah dan juga melalui mediasi di Dinas Tenaga Kerja. “Depnaker telah menyarankan untuk membayar uang pesangon kepada saya, namun Pihak Perusahaan tidak menanggapinya,” lanjut Deni.

Dalam sidang pertama yang digelar diruang sidang Oemar Seno 2, Gedung PHI Jakarta Pusat itu, tampak Pihak Perusahaan sebagai Tergugat tidak hadir. Sehingga Hakim Duta Baskara yang memimpin jalannya persidangan, menunda sidang hingga Senin pekan dpena dengan agenda pemeriksaan identitas para pihak.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] catatan kehadiran di PHI Jakarta Pusat, Perusahaan memang telah dipanggil sebanyak enam kali pada persidangan awal, yaitu pada tanggal 17 Juni, 24 Juni, 01 Juli, 08 Juli, 15 Juli dan 22 Juli 2019. Namun hingga […]