Senin, 22 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
5

Tak Lagi Mau Mempekerjakan, Pekerja Malah Disuruh Mengundurkan Diri

Sudah tiga kali dipanggil secara patut, namun PT. Top Bread tidak pernah sekalipun hadir dalam persidangan yang digelar oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Demikian dikatakan oleh Eduard Salomon Matondang selaku kuasa hukum dari Besra Pandjaitan, Pekerja yang telah mengabdi sejak 13 Januari 2003 di Perusahaan roti bermerk Top Bread tersebut.

Besra terpaksa menggugat Perusahaan tempat bekerjanya, karena ia mengaku pada tanggal 25 September 2018, diminta untuk mengundurkan diri. Pasalnya, management yang kala itu diwakili oleh salah satu atasannya mengatakan, sudah tidak bersedia lagi mempekerjakannya dan menawarkan uang kompensasi 1 (satu) bulan upah.

Eduard yang ditemui usai persidangan, mengatakan Perusahaan tidak kooperatif dalam upayanya menyelesaikan perselisihan hubungan industrial dengan Besra. Pihaknya telah berusaha untuk mengajak perusahaan bermusyawarah hingga mediasi di Dinas Tenaga Kerja Jakarta Barat. Namun kedua usahanya itu, gagal karena Perusahaan tidak pernah hadir.

“Perusahaan sampai saat ini tidak menanggapi dari somasi, mediasi di Disnaker sampai ke Pengadilan. Dan tidak hadir tiga kali di Pengadilan,” tegas Eduard, Rabu (12/06/2019) kemarin yang didampingi Frans Marpaung yang juga salah satu kuasa hukum Besra.

Dalam surat gugatan yang diregister dengan Perkara Nomor 125/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst itu, Besra mengajukan tuntutan pembayaran uang kompensasi pesangon, uang penghargaan masa kerja, uang penggantian hak dan upah proses sejak bulan Oktober 2018 hingga April 2019, yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp147,4 juta.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of