Jumat, 15 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
505

Bantah Berhentikan Sepihak, Hotel Sahid Tetap Digugat Bayar Sisa Kontrak

Jakarta, Buruh-Online.com – PT. Hotel Sahid Jaya International membantah jika pihaknya dianggap telah memutuskan hubungan kerja secara sepihak General Managernya, Viveka Nanda. Hal tersebut dikatakan kuasa hukum PT. Hotel Sahid, Kamis (25/7/2019) di gedung Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Klien kami telah melakukan pemutusan hubungan kerja, pasti mempunyai dasar dan alasan yang tepat,” ujar Kenneth Moore. Namun ia tidak menguraikan lebih lanjut mengenai alasan pihaknya mengakhiri hubungan kerja dengan Nanda. Padahal, berdasarkan perjanjian kerja waktu tertentu yang telah dibuat oleh PT. Hotel Sahid dengan Nanda, untuk jangka waktu dua tahun yang akan berakhir pada bulan Juni 2020.

Nanda dalam surat gugatannya yang diregister dengan Perkara Nomor 186/Pdt.sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst, meminta agar Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Yuzaida menyatakan PT. Hotel Sahid Jaya International telah melakukan pemutusan hubungan kerja secara sepihak yang bertentangan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan.

Terhadap salah satu tuntutan Nanda tersebut, Kenneth menyatakan keberatannya. Ia mengaku, pihaknya masih beritikad baik terhadap permasalahan yang terjadi. “Perusahaan selalu mempunyai itikad baik, kita selalu mengikuti proses hukum, itu menunjukkan iktikad baik. Jika tidak beriktikad baik, pasti tidak akan mengikuti proses hukum yang berlaku,” terangnya.

Pengadilan telah beberapa kali menggelar persidangan hingga kini sedang memasuki tahap jawab jinawab. Nanda pada materi tuntutannya, meminta agar Majelis Hakim menghukum PT. Hotel Sahid untuk membayar sisa kontrak selama sembilan belas bulan upah, tunjangan hari raya dan tunjangan pendidikan anak, yang seluruhnya sebesar Rp1,4 miliar.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of