Rabu, 24 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
195

Baru Bekerja Empat Bulan, General Manager Sahid Hotel Diberhentikan Sepihak

Jakarta, Buruh-Online.com – Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, mulai menggelar sidang perdana perkara perselisihan pemutusan hubungan kerja yang diajukan oleh Viveka Nanda dengan PT. Hotel Sahid Jaya International. Gugatan yang teregister dalam Perkara Nomor 186/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst itu, diantaranya menuntut pembayaran sisa kontrak hingga sebesar Rp1,4 miliar.

Nanda yang seorang General Manager, tidak terima atas tindakan Hotel Sahid yang memberhentikannya sejak 25 Juni 2018. Menurut kuasa hukumnya, Arbi Dalimunthe seusai persidangan mengatakan, Perusahaan dalam memperjanjikan Nanda dengan perjanjian kerja waktu tertentu selama 2 (dua) tahun. Sehingga menurutnya, Perusahaan mempunyai kewajiban hukum, akibat pengakhiran kontak kerja secara sepihak sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan.

“Dia (Nanda) bekerja empat bulanan, tetapi dikontrak kerja selama dua tahun,” ujar Arbi, Kamis (4/7/2019). Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya telah berupaya untuk menyelesaikan secara musyawarah. Bahkan dikatakan Arbi, permasalahan tersebut telah diperantarai oleh Pegawai Mediator Hubungan Industrial di Dinas Tenaga Kerja. “Isi anjuran dari Disnaker, hotel sebagai pengusaha dianjurkan untuk membayar sisa kontrak,” terangnya.

Dalam surat gugatannya, Nanda meminta kepada Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Yuzaida, agar kontrak kerja dirinya selama dua tahun dengan Hotel Sahid dinyatakan sah, dan mewajibkan Perusahaan membayar gaji selama 19 bulan, tunjangan hari raya dan tunjangan pendidikan anak.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of