Kamis, 19 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
375

Bekerja di Perusahaan Anak, Upah di Bayar Perusahaan Bapak, Begini Ceritanya

Jakarta, Buruh-Online.com – Tidak imbangnya antara lapangan kerja dengan angkatan kerja, seringkali memaksa calon Pekerja menerima segala persyaratan yang ditetapkan Perusahaan pada saat awal bekerja. Mungkin karena alasan itu pula, yang membuat Daud Pandapotan bekerja di PT. Pasifik Masao Mineral.

Meskipun dirinya di Perusahaan tambang itu, tetapi upahnya dibayarkan oleh Perusahaan lain yang pemiliknya adalah orangtua dari pemilik PT. Pasifik Masao Mineral. “Klien kami (Pekerja) bekerja di PT. Pasifik (Masao Mineral) tapi yang gaji Perusahaan lain yang masih ada hubungan antar Perusahaan bapaknya sama anaknya,” ujar Fabrianus Renata Budi Saksono selaku kuasa hukum Daud Pandapotan, Kamis (18/7/2019).

Selain itu dikatakan Fabrianus, hubungan kerja antara Daud yang telah bekerja selama enam bulan dengan PT. Pasifik Masao Mineral, ternyata tanpa adanya perjanjian kerja. Menurutnya, dalam tahap persidangan di tingkat mediasi Dinas Tenaga Kerja telah ada kesepakatan, yang menyatakan kesediaan Perusahaan membayar uang kompensasi pengakhiran hubungan kerja sebesar Rp69 juta.

Namun, lanjut Fabrianus, pada hari pelaksanaan pembayaran uang kompensasi yang besarannya telah disepakati di tanggal 21 April 2019, Pihak PT. Pasifik Masao Mineral tidak hadir. “Sebenarnya pada tahap mediasi mereka (Perusahaan) mau bayar, tetapi begitu hari pembayarannya, Pihak Perusahaan tidak hadir. Sehingga dikeluarkanlah anjuran oleh Disnaker,” tutur Fabrianus.

Dalam persidangan kedua yang dipimpin oleh Hakim Taryan Setiawan di ruang sidang Sarwata Gedung Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Perusahaan kembali tidak hadir setelah pada sidang perdana pekan lalu juga tidak hadir. Karenanya Taryan memutuskan untuk menunda persidangan dengan agenda pembacaan gugatan pada Kamis, pekan depan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of