Jumat, 15 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
234

Berhentikan Tiga Pekerja, Akhirnya Tanah & Bangunan Bank Mega Tidak Jadi Disita

Jakarta, Buruh-Online.com – Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Yuzaida, Kamis (25/7/2019) memnjatuhkan putusan akhir, yang menghukum PT. Bank Mega untuk membayar uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak sebagai kompensasi dari akibat adanya pengakhiran hubungan kerja terhadap Syahrudin Abdullah dan kawan-kawan (3 orang), yang seluruhnya sebesar Rp323 juta.

“Menghukum Tergugat untuk membayar kepada para Penggugat, berupa uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, uang penggantian hak yang jumlah keseluruhannya adalah sebesar Rp323.125.850,00,” ujar Hakim Yuzaida membacakan amar putusan. Namun terhadap tuntutan Syahrudin dan kawan-kawan yang meminta diletakkannya sita jaminan atas tanah dan bangunan PT. Bank Mega yang terletak di Cikini Raya, Jakarta Pusat, dianggap tidak beralasan menurut hukum.

Menurut Hakim Yuzaida, hubungan kerja antara Syahrudin dan kawan-kawan dengan PT. Bank Mega, terputus sejak putusan diucapkan. Kuasa hukum Syahrudin, Walim mengaku kecewa dengan putusan tersebut. “Ada beberapa yang membuat saya sedikit kecewa. Pertama menyangkut tentang tunjangan hari raya. Yang kedua menyangkut tentang sita jaminan yang kita mintakan,” ujarnya.

Ia menilai, permintaan sita jaminan itu merupakan hal yang terpenting untuk memberikan kepastian atas penghukuman uang pesangon yang diputus pengadilan. Faktanya, memang tidak sedikit pengusaha yang tidak bersedia secara sukarela menjalankan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum. Sehingga, adanya tuntutan sita jaminan dalam rangka memastikan terpenuhinya pelaksanaan putusan pengadilan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of