Selasa, 19 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
102

Berjarak Hampir 2.000 Km, Pengadilan Tunda Sidang Hingga Satu Bulan

Jakarta, Buruh-Online.com – Hakim Yuzaida memutuskan untuk menunda selama hampir satu bulan, lanjutan persidangan antara Hirna Desrita dan kawan-kawan (16 orang) melawan PT. Sahid Sahirman Memorial Hospital dan Murni Sadar Kasih Abadi. Lantaran Murni Sadar Kasih Abadi berada di Medan, sehingga penyampaian relaas panggilan tidak bisa dilakukan secara langsung oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, tetapi melalui pemerantaraan PHI di Medan yang berjarak hampir 2.000 km itu.

Iwan Gunawan selaku kuasa hukum Hirna dan kawan-kawan mengatakan, pihaknya dalam persidangan yang digelar Kamis (27/06/2019) itu, telah menyerahkan replik sebagai tanggapan atas jawaban dari PT. Sahid Sahirman Memorial Hospital, yang telah disampaikan pada persidangan sebelumnya.

“Hari ini kami menyerahkan replik,” ujar Iwan. Menurutnya, PT. Sahid Sahirman membantah dalil gugatan yang diajukan Hirna, dan berpendapat sudah tidak lagi memiliki kewajiban hukum apapun.  Namun, lanjut Iwan, pihaknya telah mempersiapkan bukti surat untuk memperkuat alasannya dalam menuntut pembayaran kekurangan uang pesangon, dan ganti rugi berupa upah sisa kontrak.

“Karena Tergugat II tidak pernah hadir dan lokasinya ada di Medan, maka Majelis Hakim tadi meminta penundaan empat minggu untuk dipanggil kembali,” tegas Iwan. Dalam surat gugatannya, Iwan mempersoalkan pengalihan Perusahaan dari Murni Sadar Kasih Abadi ke PT. Sahid Sahirman Memorial Hospital. Dengan tidak adanya perjanjian pengalihan hak-hak Pekerja, maka kewajiban hukum atas segala akibat yang timbul dari hubungan dengan Pekerja, menjadi tanggung jawab Pengusaha baru, yakni PT. Sahid Sahirman Memorial Hospital.

Sejak sidang pertama yang digelar oleh PHI Jakarta Pusat, pada 18 April lalu, Pihak dari Murni Sadar Kasih Abadi selaku Tergugat II, tidak pernah menghadiri persidangan. Meskipun persidangan selanjutnya beragendakan duplik, tetapi Hakim Yuzaida meminta agar Panitera kembali memanggil Murni Sadar Kasih Abadi.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of