Senin, 26 Agustus 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
418

Bonus Bergantung Penilaian Kinerja, Epson Digugat

Bandung, Buruh-Online.com – Keberatan dengan pengaturan penetapan besaran bonus yang berdasarkan atas penilaian kinerja pekerja, Aan Andiyan Handoko dan kawan-kawan (135 orang) menggugat PT. Indonesia Epson Industry ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. Demikian dikatakan kuasa hukum Aan dan kawan-kawan, Hadi Kasworo usai menghadiri persidangan, Rabu (24/7/2019).

“Penilaian performance Pekerja itu ditetapkan berdasarkan management index berupa penilaian internal yang sangat subjektif, sehingga kami mendasarkan pada laporan keuangan,” ujar Kasworo. Menurutnya, apabila menggunakan dasar laporan keuangan, maka seharusnya besaran nilai bonus tidak seperti yang telah diberikan.

“Setelah kami dapatkan laporan keuangan sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2018, seharusnya nilai bonus tidak seperti sekarang,” tegas Kasworo. Lebih lanjut ia menegaskan, jika menggunakan laporan keuangan, maka nilai bonusnya tidak sebesar 1,9 – 2,3 dikali upah. “Tetapi seharusnya, lebih dari 2,5 (kali upah),” katanya.

Dalam surat gugatannya, Aan dan kawan-kawan menuntut pembayaran kekurangan bonus tahunan yang harus dibayarkan PT. Indonesia Epson Industry, yakni sebesar 0,45 kali upah, atau setara dengan Rp375,6 juta. Pihaknya juga meminta kepada Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Waspin Simbolon, untuk menghukum Perusahaan membayar uang paksa sebesar Rp5 juta perhari.

Dikatakan Kasworo, dalam persidangan yang kedua tersebut, baru beragendakan kelengkapan identitas para pihak, yang pada persidangan perdana pekan lalu, tidak dihadiri oleh Pihak Perusahaan. “Agenda minggu depan masih perbaikan kelengkapan berkas,” lanjutnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of