Jumat, 15 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
306

Diberhentikan Karena Terlambat, Pekerja: Telat Semenit Aja Kena!

Bandung, Buruh-Online.com – Andri Priyonggo dan Zaenal Abidin menolak diberhentikan karena dianggap telah melakukan pelanggaran disiplin. Keduanya menggugat PT. Bevananda Mustika ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung, sejak 28 Februari 2019 lalu. Sebab, menurut kuasa hukum keduanya, Asep Kurniadillah mengatakan, pekerja tetap dianggap mangkir walau sudah ijin tidak masuk ke atasannya.

“Pekerja Zaenal sudah mendapat SP-2, karena alasannya dia tidak masuk kerja. Padahal, kenyataannya dia sudah ijin sama atasannya,” jelas Asep usai menghadiri persidangan, Rabu (24/7/2019) dalam perkara perselisihan pemutusan hubungan kerja dengan Nomor Perkara 68/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Bdg.

Dikatakan Asep, Perusahaan mengatur secara detail waktu permenit setiap keterlambatan pekerja masuk bekerja. “Tapi yang jelas, kalo dia (Pekerja) telat sampai menit-menitnya itu ada detail. Telat semenit aja, kena (Surat Peringatan),” tegasnya.

Terhadap pengakhiran hubungan kerja secara sepihak yang dilakukan oleh PT. Bevananda Mustika sejak 31 Agustus 2018 tersebut, Asep menjelaskan telah berupaya menyelesaikannya di Dinas Tenaga Kerja, namun Perusahaan hingga kini belum bersedia memberikan uang kompensasi. Karena itu, lanjut Asep, pihaknya menuntut pembayaran uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak sebesar Rp161,3 juta.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Suwanto di ruang Wirjono Prodjodikoro itu, akan dilanjutkan pada pekan depan, dengan agenda penyerahan bukti surat dari kedua pekerja dan dari pihak Perusahaan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of