Rabu, 20 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
122

Jalankan Tugas, Security Ini Malah Diberhentikan

Serang, Buruh-Online.com – Merasa diperlakukan tidak adil, Tri Hendra Saputra menempuh upaya hukum atas pemutusan hubungan kerja dirinya, yang dilakukan oleh PT. Victory Cingluh Indonesia. Lantaran ia yang sedang menjalankan tugasnya sebagai security, dengan mewajibkan Pekerja yang terlambat masuk kerja untuk mengisi formulir keterlambatan, berakhir pada pemberhentian dirinya sejak Juli 2018 lalu.

Sebab, Tri dan Pekerja yang diminta untuk mengisi formulir tersebut, terjadi adu mulut (percekcokan). Karena arahan Tri tidak dituruti. “Terjadi percekcokan, adu mulut yang kemudian, Tri menegur karyawan tersebut, untuk mengisi form keterlambatan absen,” ujar Suwandi Hekkindo yang didampingi oleh Johan P Manurung selaku kuasa hukum Tri Hendra Saputra, Senin (1/7/2019) seusai persidangan.

Dalam tuntutannya, Tri meminta agar Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Syakilah, menyatakan pemutusan hubungan kerja yang dilakukan Perusahaan batal demi hukum, dan memerintahkan Perusahaan untuk mempekerjakan kembali dirinya. Selain itu, ia juga menuntut PT. Victory untuk membayar upah yang tidak dibayarkan sejak Juli 2018 sampai dengan Mei 2019.

Sebelumnya, pada Senin, 20 Mei 2019 lalu, Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Serang telah menjatuhkan putusan sela, yang menolak tuntutan provisi Tri agar Majelis Hakim, menghukum PT. Victory membayar upah selama proses hingga ada putusan yang berkekuatan hukum tetap.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of