Rabu, 13 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
143

Maintenance Dikontrak, Indofood Dianggap Langgar Undang-Undang

Jakarta, Buruh-Online.com – PT. Indofood Sukses Makmur (Divisi Bogasari) digugat ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, lantaran menerapkan perjanjian kerja waktu tertentu pada bidang pekerjaan maintenance. Menurut Sri Suyati selaku kuasa hukum Ilham Aryanda dan kawan-kawan (3 orang), sebagai perusahaan yang kegiatannya merupakan pekerjaan inti, tidak seharusnya memperjanjikan pekerjanya dengan perjanjian kontrak.

“Job Pekerja itu adalah core bisnis dan kontrak kerja yang dibuat Indofood selama masa empat tahun,” ujar Suyati seusai menghadiri persidangan yang beragendakan penyerahan bukti surat dari pihaknya, Senin (1/7/2019). Pada kesempatan itu, Suyati mengaku telah menyerahkan beberapa bukti surat, diantaranya perjanjian kerja, slip gaji, surat keterangan kerja, dan juga keputusan Asosiasi Pengusaha Indonesia yang terkait dengan pengesahan alur pekerjaan.

Tak jauh berbeda dengan gugatan yang diajukan oleh Ahmad Baihaqi dan Firmasyah terhadap PT. Indofood, Sri Suyati juga menuntut pembayaran uang kompensasi pengakhiran hubungan kerja Ilham Aryanda, Abdul Ghoni dan Abdul Fajar. Dalam surat gugatan bertanggal 5 April 2019, yang diregister dengan Perkara Nomor 142/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Jkt.Pst, Suyati meminta agar Majelis Hakim menghukum PT. Indofood membayar uang pesangon sebesar Rp146,4 juta.

Dikatakan Suyati, agenda sidang selanjutnya masih penyampaian tambahan bukti surat dari Pihak Indofood. Dan pihaknya akan mengajukan saksi untuk memperkuat dalil tuntutannya, yang juga meminta agar perjanjian kontrak yang dibuat Indofood dinyatakan bertentangan dengan Pasal 59 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, serta berubah menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu (pekerja tetap).

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of