Rabu, 24 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
13

Mengaku Bernama Anugerah Mas, PO. Agramas Ajukan Eksepsi

Jakarta, Buruh-Online.com – Kuasa hukum Beno Wonarno, Haris Pribadi membantah sangkalan (eksepsi) yang diajukan oleh PO. Agramas. Pasalnya, Agramas menganggap nama Perusahaannya adalah PT. Anugerah Mas, bukan PO. Agramas seperti yang tertulis dalam gugatan Beno bertanggal 1 April 2019 lalu. Sehingga Agramas meminta agar Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menyatakan gugatan Beno tidak dapat diterima.

Menurut Haris, eksepsi Agramas yang mendalilkan gugatannya salah alamat karena salah tulis nama Perusahaan, terkesan hanya ingin mengelak dari kewajibannya untuk membayar hak-hak Pekerja, yang sudah ditetapkan dalam Nota Pemeriksaan Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan. “Eksepsi dia (Agramas) menyatakan bahwa Perusahaan Otobus Agramas itu, salah alamat saya gugatnya, karena Tergugat merasa nama Perusahaan tempat Pekerja bekerja adalah PT. Anugerah Mas,” terang Haris.

Dikatakan Haris, alasan dalam menyebutkan nama Agramas dalam surat gugatan, juga didalilkan oleh Agramas untuk tidak bersedia melaksanakan Nota Pemeriksaan atas penetapan pembayaran kekurangan upah Beno, yang ditujukan kepada PO. Agramas. “Dan alasan itu juga yang dijadikan oleh Agramas untuk tidak menjalankan penetapan pembayaran kekurangan upah,” ujarnya, Kamis (27/06/2019) usai menghadiri persidangan.

Haris juga menjelaskan, Agramas dalam surat jawaban gugatan mengakui Beno sebagai Pekerjanya. “Tapi dijawaban gugatan pada poin-poin berikutnya, Penggugat (Beno Wonarno) adalah Pekerja dari Perusahaan Otobus Agramas,” tegasnya. Sedangkan jawaban dari pihak Menteri Ketenagakerjaan yang juga digugat oleh Beno, menyatakan tidak berwenang.

“Dari Kementerian, saat ini tanggapannya (gugatan) salah alamat, karena bukan wewenangnya dari Kementerian. Tapi maksud (kita) supaya Menteri juga lihat kasus ini, bahwa sudah keluar Nota Pengawas Ketenagakerjaan yang tidak dilaksanakan,” tutur Haris.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of