Jumat, 15 November 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
354

Mutasi, Kembali Jadi ‘Modus’ PHK Murah

Jakarta, BuruhOnline.com – Menolak hanya diberikan uang pisah sebesar tiga bulan upah, Fajar Mukito yang tanpa didampingi kuasa hukum, mengajukan gugatan terhadap PT. Turbo Tech Indonesia ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Mukito yang telah bekerja selama 14 tahun itu, tak bersedia dipindahtugaskan (mutasi) dari tempat kerja di Pergudangan Sedayu Cilincing, Jakarta ke Surabaya.

“Awalnya, saya mendapatkan surat instruksi mutasi ke Surabaya, namun karena saya dan keluarga sudah disini (Jakarta) dan mempunyai rumah serta sekolah anak disini, Pihak Perusahaan tetap memutasikan dan saya tetap menolak, akhirnya diberikan surat dikualifikasikan mengundurkan diri,” tutur Mukito usai persidangan, Senin (15/7/2019).

Menurutnya, Dinas Tenaga Kerja telah berupaya untuk menyelesaikan perkara perselisihan pemutusan hubungan kerja dirinya dengan Perusahaan. “Dari Disnaker dianjurkan untuk Perusahaan membayar pesangon sesuai ketentuan undang-undang. Namun karena tidak dituruti juga, akhirnya saya mengambil langkah hukum lemanjutkan ke Pengadilan,” ujar Mukito.

Dalam surat gugatannya, Mukito menuntut pembayaran uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan penggantian hak sebesar Rp116,6 juta. Selain itu, ia juga meminta Pengadilan menghukum Perusahaan untuk membayar upah bulan Oktober 2018. Sidang yang dipimpin oleh Hakim Taryan Setiawan itu, beragendakan pemeriksaan identitas dari kedua belah pihak. Persidangan sedianya akan dilanjutkan pada Senin pekan depan, dengan agenda pembacaan jawaban dari Perusahaan.

Sebelumnya, kasus serupa juga pernah dialami oleh Rahmawati yang mengajukan gugatan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. Kala itu, Rahma diminta untuk pindah kerja dari Citeureup, Bogor ke Cibitung, Bekasi pada 7 Maret 2018 lalu. Karena jaraknya yang terlalu jauh dengan potensi kemacetan, dan memiliki anak yang masih kecil serta kondisi orang tuanya yang masih memerlukan perawatan dari rumah sakit. Atas ketiga alasan tersebut, Rahma menolak dipindahkan dan akhirnya dianggap mengundurkan diri.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of