Minggu, 22 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
196

Peralihan Pekerja ke Outsourcing Tanpa Disertai Pesangon, Pabrik Kaleng Digugat

Serang, Buruh-Online.com – Tindakan PT. Multi Makmur Indah Industri yang mengalihkan hubungan kerja Pekerjanya, Fery Ady Setiawan dan kawan-kawan (40 orang) dengan masa kerja rata-rata 8-12 tahun, yang tanpa disertai pesangon, dianggap Raidin Anom selaku salah satu kuasa hukum Fery, telah bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Anom juga menyesalkan tidak adanya pemberian salinan perjanjian kerja yang dibuat oleh Perusahaan produsen kaleng itu. “Para pihak harus dibagi, harus diberikan perjanjian PKWT-nya itu kepada kedua belah pihak,” ujarnya, Senin (1/7/2019). Lebih lanjut ia mengatakan, “Di dalam pertengahan masa kerja Feri dan kawan-kawan, di tahun 2015, tiba-tiba terjadi take over (pengalihan) kepada outsourcing,” jelasnya.

Padahal, menurut Anom, Fery dan kawan-kawan tidak pernah mengajukan lamaran ke Perusahaan Outsourcing. Dan juga masih memakai seragam kerja, kartu pengenal, gaji hingga pendaftaran jaminan sosial dilakukan PT. Multi Makmur. Bahkan, terdapat surat keterangan kerja yang diterbitkan Perusahaan, dan menyebutkan nama Pekerja yang bersangkutan terhitung sejak 27 Juli 2018, bukan lagi karyawan PT. Multi Makmur Indah Industri.

“Artinya, sebelum tanggal 27 Juli 2018, ini-kan berarti karyawan dia,” tegas Anom yang didampingi Iman Ali Rahman yang juga sebagai kuasa hukum Fery. Dalam surat gugatannya, Fery beserta kawan-kawannya meminta Majelis Hakim PHI Serang, menyatakan pengakhiran hubungan kerja yang dilakukan Perusahan sejak 1 Agustus 2018, batal demi hukum. Dan agar memerintahkan PT. Multi Makmur Indah Industri, mempekerjakan kembali Fery pada jabatan serta posisi semula.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
trackback

[…] telah diberitakan sebelumnya, Raidin Anom selaku kuasa hukum Fery Adi Setiawan dan kawan-kawan menyesalkan tidak […]