Kamis, 19 September 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
199

Pernah Pinjamkan Uang Untuk Operasional Perusahaan, Pekerja Beberkan Bukti

Jakarta, Buruh-Online.com – Merasa diperlakukan secara sewenang-wenang, akhirnya Eddy Kustantono beberkan bukti-bukti yang menunjukkan adanya pemberian pinjaman uang oleh dirinya, untuk operasional PT. Indo Persada Abadi. Bukti-bukti tersebut, yakni tanda terima pinjaman setidaknya sebanyak 13 kali sejak April sampai dengan September 2015.

Selain itu, Eddy juga menyampaikan bukti adanya hubungan hukum antara dirinya dengan PT. Indo Persada Abadi. Sebagai General Manager, Eddy diberi kuasa untuk bertindak atas nama Perusahaan, diantaranya membuat perjanjian kerja sama dengan Perusahaan lain, dan menandatangani dokumen surat-surat atas nama PT. Indo Persada Abadi.

“Bukti Tergugat (Perusahaan) pernah menggunakan uang Penggugat (Pekerja),” ujar Eddy, Senin (22/7/2019) usai menghadiri persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam surat gugatannya, Eddy melalui kuasa hukumnya, Lukman Mahdami menuntut PT. Indo Persada Abadi membayar kekurangan upah selama 18 bulan.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, PT. Indo Persada Abadi dianggap Eddy Kustantono belum memberikan kekurangan upah, yang seharusnya ia terima selama delapan belas bulan. Menurut kuasa hukumnya, Lukman Mahdami mengatakan, selisih kekurangan upah tersebut timbul, akibat penggabungan pembayaran upah dan akomodasi perjalanan dinas selama bekerja.

Dalam persidangan yang dipimpin oleh Hakim Duta Baskara, Eddy mengaku telah menyampaikan bukti surat sebanyak 33 bendel. Sebelum menutup sidang, Majelis Hakim meminta Eddy mempersiapkan kesimpulan yang harus diserahkan dua pekan kemudian.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of