Rabu, 24 Juli 2019 | Saatnya Buruh Cerdas
16

Perusahaan Megaproyek Meikarta Digugat Pekerjanya Jutaan Rupiah

Bandung, Buruh-Online.com – Baru delapan bulan bekerja diberhentikan, tiga karyawan PT. Baladhika Karya Rahardja mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung. Astrid Cinthya Uly L. Tobing dan kawan-kawan (3 orang), keberatan dengan keputusan pemberhentiannya di bulan Agustus 2018. Sebab, kontrak kerja yang ditandatangani dengan perusahaan pembangunan megaproyek Meikarta itu, dibuat untuk jangka waktu 1 (satu) tahun.

Diwakili kuasa hukumnya, Rezky Diapani Bangun dan Indah Rizki Restuningtyas usai menghadiri persidangan, menceritakan alasan pemberhentian ketiganya karena efisiensi. Masa perjanjian kerja waktu tertentu yang telah dibuat ketiganya dengan PT. Baladhika, berakhir pada bulan Februari 2019.

“Pemberi kerja, Pengusaha dianjurkan untuk membayar sisa kontrak,” ujar Rezky yang menegaskan adanya anjuran dari Dinas Tenaga Kerja, sebelum permasalahan tersebut diajukan ke PHI Bandung. Dalam surat gugatannya, Astrid dan kawan-kawan meminta pembayaran upah dari sisa waktu kontrak yang seluruhnya berjumlah sebesar Rp136 juta.

Dikatakan Rezky, sidang kali ini mendengarkan keterangan saksi dari Perusahaan. Sebelumnya, ia telah menghadirkan dua orang saksi yang pernah bekerja di PT. Baladhika, dan menjelaskan perjanjian kerja kontrak hingga adanya pemberhentian Astrid dan kawan-kawan. Rezky berharap Majelis Hakim dapat memutuskan secara adil, mengingat ketiga orang Pekerja yang dibelanya itu, tidak lagi bekerja.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of